Puluhan Gram Sabu Disita, Warga Sambas Bantu Polisi Ungkap Kasus

SAMBAS – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sambas berhasil menangkap seorang pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Sambas. Penangkapan dilakukan di tengah upaya masyarakat membantu pihak kepolisian memerangi peredaran narkoba.

Pelaku berinisial V (26) ditangkap pada Jumat dini hari, 16 Februari 2026, sekitar pukul 01.00 WIB di sebuah rumah di Desa Sarang Burung Kolam, Kecamatan Jawai. Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo melalui Kasi Humas Polres, AKP Sadoko Kasih Wiyono, menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas peredaran sabu di Desa Sarang Burung Usrat.

“Informasi dari warga menjadi titik awal penyelidikan. Tim kami langsung bergerak menindaklanjuti laporan tersebut,” ujar AKP Sadoko, Sabtu (07/03/2026).

Dalam proses penyelidikan, petugas sempat kehilangan jejak karena pelaku tidak berada di lokasi awal. Namun, pendalaman lebih lanjut membuahkan hasil, dan petugas akhirnya menemukan V di rumah yang berbeda. Saat hendak ditangkap, pelaku sempat melawan dan mencoba melarikan diri, bahkan sempat membuang satu paket plastik berisi narkotika jenis sabu.

“Pelaku berusaha kabur dan membuang barang bukti, tapi tim berhasil mengamankan dia beserta paket sabu yang sempat dibuang,” jelas Sadoko.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu paket sabu seberat 39,37 gram dan dua paket tambahan masing-masing seberat 0,44 gram. Total barang bukti mencapai puluhan gram sabu, yang kini diamankan di Mapolres Sambas untuk penyidikan lebih lanjut.

Pelaku dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. AKP Sadoko menekankan pentingnya peran masyarakat dalam membantu kepolisian:

“Partisipasi warga sangat berharga. Informasi mereka mempermudah proses pengungkapan dan memberantas peredaran narkoba di wilayah kami,” pungkasnya.

Kasus ini menunjukkan bahwa sinergi antara masyarakat dan aparat kepolisian menjadi kunci keberhasilan pemberantasan narkotika di daerah, sekaligus memberikan peringatan bagi para pelaku bahwa wilayah Sambas tidak akan menjadi tempat aman untuk peredaran narkoba. []

Redaksi4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com