JAKARTA – Puluhan pengendara sepeda motor terlihat melintas di Jalan Tol Cakung–Semper, Jakarta Utara, pada Senin (19/01/2026) pagi. Aksi para pemotor tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar luas di media sosial dan memantik perhatian publik, lantaran sepeda motor sejatinya dilarang melintas di jalan tol.
Berdasarkan keterangan pemilik video, Andi Saputra, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.13 WIB. Dalam rekaman video, tampak puluhan sepeda motor melaju secara beriringan di lajur tol. Beberapa pengendara terlihat mengenakan jas hujan dan melaju dengan kecepatan sedang di antara kendaraan lain yang melintas.
“Diduga efek banjir di jalan non-tol,” ujarnya.
Menurut Andi, para pengendara motor tersebut diduga memilih melintas di jalan tol karena akses jalan arteri atau non-tol di sekitar kawasan Cakung dan Semper terendam banjir. Kondisi tersebut membuat pengendara kesulitan melintas, sehingga mengambil jalur alternatif meski melanggar aturan lalu lintas.
Peristiwa ini terjadi pada jam sibuk pagi hari, saat aktivitas masyarakat menuju tempat kerja dan sekolah meningkat. Kehadiran sepeda motor di jalan tol dinilai berpotensi membahayakan keselamatan, baik bagi pemotor itu sendiri maupun pengguna kendaraan lain.
Sejumlah pengguna jalan tol yang melintas mengaku terkejut melihat rombongan sepeda motor tersebut. Pasalnya, jalan tol diperuntukkan bagi kendaraan roda empat atau lebih, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Aksi nekat para pemotor ini juga mencerminkan dampak lanjutan dari banjir yang melanda sejumlah wilayah di Jakarta dan sekitarnya. Genangan air di beberapa ruas jalan arteri dilaporkan menghambat mobilitas warga, khususnya pada pagi hari.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pengelola jalan tol terkait kejadian tersebut. Aparat diharapkan dapat melakukan penelusuran untuk memastikan kronologi kejadian serta mengambil langkah penanganan agar kejadian serupa tidak terulang.
Di sisi lain, masyarakat diimbau tetap mematuhi aturan lalu lintas meski berada dalam kondisi darurat. Penggunaan jalan tol oleh sepeda motor tetap dinilai berisiko tinggi dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapan infrastruktur dan sistem pengendalian banjir di wilayah perkotaan, agar tidak memicu pelanggaran lalu lintas yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan. []
Admin04
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan