Ramadan Fest KNPI, Bupati Borong Rp200 Ribu per Stan

KUTAI TIMUR – Suasana sore di kawasan bazar stan UMKM yang diinisiasi Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kutai Timur tampak ramai dan penuh kehangatan, Rabu (25/02/2026). Kehadiran Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, di tengah deretan lapak pedagang takjil menjadi momen yang menarik perhatian pengurus organisasi kepemudaan maupun masyarakat yang berkunjung.

Kegiatan yang digelar dalam rangka Ramadan 1447 Hijriah tersebut menjadi ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menjajakan berbagai menu berbuka puasa. Di lokasi kegiatan, Bupati Ardiansyah Sulaiman tampak menyapa para pedagang satu per satu.

Mengenakan seragam dinas putih, Ardiansyah tidak hanya meninjau stan, tetapi juga melakukan aksi borong di setiap lapak yang didatanginya. Ia membeli takjil senilai Rp200.000 di masing-masing stan pedagang.

Namun, takjil yang telah dibayarnya tidak dibawa pulang. Sebaliknya, ia meminta agar makanan dan minuman tersebut dibagikan kepada masyarakat yang melintas di sekitar lokasi bazar.

“Ini saya bayar ya, tolong nanti siapa saja warga yang lewat atau pengunjung yang mau takjil, di kasi ya,” ujar Ardiansyah pada Rabu (25/02/2026).

Aksi tersebut langsung disambut senyum para pedagang karena dagangan mereka habis dalam waktu singkat. Warga yang tengah melintas pun merasa terbantu dengan adanya takjil gratis yang dibagikan di lokasi kegiatan.

Menurut Ardiansyah, kegiatan yang digagas DPD KNPI Kutai Timur ini merupakan bentuk kolaborasi positif antara pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, dan pelaku UMKM dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan selama Ramadan. Ia menyampaikan apresiasi kepada KNPI yang telah memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil untuk memperoleh penghasilan tambahan di bulan suci.

Kehadiran bupati di tengah masyarakat dinilai bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap perputaran ekonomi lokal dan semangat berbagi. Momentum tersebut menunjukkan bahwa pemimpin daerah dapat berperan tidak hanya sebagai pengambil kebijakan, tetapi juga sebagai penggerak kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Kegiatan bazar Ramadan ini diharapkan terus berlanjut sebagai agenda tahunan yang mampu memperkuat ekonomi UMKM sekaligus mempererat kebersamaan warga Kutai Timur. []

Penulis: Butsainah Yusri | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com