Ribuan Jamaah 5 Rajab Padati Palangka Raya, Polisi Siagakan Rest Area

PALANGKA RAYA — Arus besar jemaah 5 Rajab Sekumpul yang melintasi Kalimantan Tengah menuju Kalimantan Selatan mulai terasa sejak Jumat (26/12/2025). Ribuan jemaah dari berbagai daerah memadati jalur lintas provinsi, menjadikan aspek keselamatan dan layanan kemanusiaan sebagai perhatian utama aparat kepolisian.

Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) pun mengambil langkah strategis dengan menyiapkan pengamanan dan pelayanan terpadu di sejumlah titik. Salah satu pusat layanan yang menjadi perhatian adalah Rest Area Masjid Kubah Hijau Al-Abrar, Palangka Raya, yang sejak pagi hari sudah dipadati jemaah yang singgah untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan jauh menuju Sekumpul, Martapura.

Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan menegaskan bahwa tingginya mobilitas jemaah lintas kabupaten hingga lintas provinsi membutuhkan kesiapan ekstra, terutama untuk mencegah risiko kecelakaan lalu lintas akibat kelelahan di jalan.

“Kami fokus mengamankan proses perjalanan masyarakat Kalimantan Tengah yang berangkat ke Haul Guru Sekumpul, dari Murung Raya, Sampit, Pangkalan Bun, hingga Palangka Raya menuju Banjarmasin,” ujarnya.

Menurut Kapolda, rest area disiapkan bukan sekadar tempat singgah, melainkan ruang aman bagi jemaah untuk memulihkan kondisi fisik. Fasilitas yang disediakan mencakup layanan kesehatan, konsumsi, hingga tempat ibadah, sehingga jemaah dapat beristirahat dengan layak tanpa harus memaksakan diri di perjalanan.

“Kita siapkan rest area lengkap dengan pelayanan kesehatan, makan, dan tempat istirahat. Banyak yang terpusat di masjid agar jemaah bisa beribadah sekaligus beristirahat,” jelasnya.

Untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, Polda Kalteng mengerahkan sekitar 350 personel dari berbagai satuan. Dua dapur lapangan juga disiagakan guna menopang kebutuhan konsumsi ribuan jemaah yang singgah.

“Kurang lebih 350 personel kami kerahkan. Personel yang tidak terlibat Operasi Nataru kami perintahkan fokus memberi pelayanan kepada masyarakat yang melaksanakan Haul,” tegas Kapolda.

Ia pun mengingatkan jemaah agar tidak mengabaikan keselamatan di tengah semangat beribadah. “Jangan memaksakan diri. Kalau lelah, silakan istirahat di rest area yang sudah disiapkan,” katanya.

Di sisi lain, Koordinator Lapangan Rest Area Masjid Kubah Hijau Al-Abrar, H. Basuki Rahmat, mengungkapkan kesiapan relawan dalam melayani ribuan jemaah. Selama dua hari operasional, panitia menyiapkan hingga belasan ribu porsi makanan gratis. “Kita anggarkan sekitar 10 ribu porsi, tapi kalau digabung dengan mie dan bakso totalnya bisa sekitar 12 ribu porsi,” ungkapnya.

Basuki menyebut, pada hari pertama, lonjakan jemaah terjadi sejak layanan makanan berat dibuka. “Hari pertama ini luar biasa, penuh. Mulai hari ini makanan berat sudah kita siapkan,” ujarnya.

Rest area ini beroperasi 24 jam dan melayani jemaah dari berbagai daerah, termasuk Sampit, Nanga Bulik, hingga Kalimantan Barat. “Ada jemaah dari Kalbar yang menempuh perjalanan tiga hari baru sampai sini. Ke Sekumpulnya masih sekitar satu hari lagi,” katanya.

Ia memastikan seluruh fasilitas terbuka tanpa batas bagi jemaah lintas daerah. “Kami siap melayani, mulai dari makan, istirahat, mandi, sampai ganti oli,” pungkasnya. []

Admin03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com