Rumah Dirobohkan, Nenek 80 Tahun Akhirnya Dapat Keadilan

JAWA TIMUR – Di balik trauma pengusiran paksa dan rumah yang diratakan hingga tak tersisa, Elina Widjajanti (80) akhirnya menarik napas lega. Nenek asal Surabaya itu menyampaikan rasa syukurnya setelah polisi menangkap Samuel Ardi Kristanto, pria yang mengklaim telah membeli rumahnya pada 2014 dan diduga terlibat dalam aksi pengusiran brutal terhadap dirinya.

Elina menegaskan dirinya tidak pernah merasa bersalah atau melakukan pelanggaran apa pun terkait rumah yang selama ini ditempatinya. Penangkapan Samuel menjadi secercah harapan di tengah luka fisik dan batin yang ia alami.

“Saya hanya bisa bersyukur kepada Tuhan. Akhirnya orang-orang yang mengusir saya ditangkap. Saya tidak pernah berbuat salah kepada siapa pun,” ujar Elina dengan suara bergetar, Jumat (02/01/2026).

Tak hanya mengungkapkan rasa syukur, Elina juga menyampaikan apresiasi kepada Polda Jawa Timur yang dinilainya telah bergerak cepat menindaklanjuti laporan tersebut. Ia berharap proses hukum berjalan adil dan transparan, mengingat peristiwa pengusiran itu membuatnya terluka hingga berdarah. “Saya berterima kasih kepada kepolisian Jawa Timur. Harapan saya, perkara ini diproses secara adil dan tidak berhenti di tengah jalan,” tuturnya.

Meski para pelaku mulai ditangkap, Elina masih menyimpan satu harapan besar. Ia meminta agar rumahnya yang telah dihancurkan hingga rata dengan tanah, serta dokumen-dokumen penting miliknya yang hilang, dapat dikembalikan.

Sebelumnya, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus pengusiran paksa Nenek Elina di Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Surabaya. Setelah menangkap Samuel dan Yasin, penyidik kembali mengamankan tersangka lain berinisial SY alias Klowor.

Kepolisian menyebut penangkapan dilakukan pada Kamis malam, sekitar pukul 22.00 WIB, di sebuah warung kopi kawasan Jalan Bintang Diponggo. “Kami kembali mengamankan satu tersangka yang diduga terlibat dalam tindak pidana pengeroyokan dan perusakan sebagaimana Pasal 170 KUHP,” ujar AKBP Abas, perwakilan kepolisian.

Polisi menegaskan penyidikan masih terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah seiring pendalaman kasus. []

Admin03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com