Salju Tebal Lumpuhkan Inggris, Listrik Padam di Banyak Wilayah

LONDON – Inggris tengah menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang menyebabkan sebagian besar wilayah negara tersebut diselimuti lapisan salju tebal. Fenomena cuaca musim dingin yang tidak biasa ini tidak hanya mengubah lanskap menjadi putih, tetapi juga memicu gangguan serius terhadap infrastruktur publik, termasuk pemadaman listrik di sejumlah daerah.

Badai salju yang disertai suhu ekstrem membuat aktivitas masyarakat terganggu. Jalan-jalan utama tertutup es, transportasi publik mengalami keterlambatan, dan ribuan rumah dilaporkan kehilangan aliran listrik akibat jaringan yang rusak atau tidak mampu menahan beban cuaca dingin. Otoritas setempat menyebut kondisi ini sebagai salah satu gelombang dingin terparah dalam beberapa tahun terakhir.

Lembaga meteorologi Inggris mencatat suhu turun drastis hingga di bawah titik beku di banyak wilayah. Salju yang turun terus-menerus memperparah keadaan, terutama di kawasan pedesaan dan daerah dengan akses infrastruktur terbatas. Kondisi tersebut memaksa otoritas setempat menetapkan status siaga dan mengerahkan tim darurat untuk menangani dampak yang ditimbulkan.

Seorang pejabat layanan darurat Inggris mengatakan cuaca ekstrem ini menimbulkan tantangan besar bagi petugas di lapangan. “Kami menghadapi kombinasi salju tebal, angin dingin, dan es yang membuat proses pemulihan jaringan listrik serta evakuasi warga menjadi lebih sulit,” ujarnya, Minggu (11/01/2026).

Perusahaan penyedia listrik mengonfirmasi adanya gangguan pada jaringan distribusi akibat kabel yang tertutup es dan tiang listrik yang roboh. Ribuan pelanggan dilaporkan terdampak, dengan sebagian wilayah mengalami pemadaman selama berjam-jam.

“Kami memprioritaskan pemulihan listrik untuk fasilitas vital seperti rumah sakit dan pusat layanan publik,” kata perwakilan perusahaan energi dalam pernyataannya.

Selain listrik, sektor transportasi juga terdampak signifikan. Sejumlah penerbangan dibatalkan, layanan kereta mengalami penundaan, dan jalan raya menjadi licin sehingga meningkatkan risiko kecelakaan. Pemerintah Inggris mengimbau masyarakat untuk membatasi perjalanan yang tidak mendesak demi keselamatan.

Para pakar cuaca menyebut gelombang dingin ini sebagai bagian dari pola anomali iklim yang semakin sering terjadi. Perubahan cuaca ekstrem dinilai menjadi tantangan serius bagi negara-negara Eropa, termasuk Inggris, dalam menjaga ketahanan infrastruktur dan keselamatan warga.

“Fenomena seperti ini menunjukkan bahwa sistem perkotaan harus lebih siap menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang kian tidak terprediksi,” kata seorang ahli iklim.

Pemerintah Inggris saat ini terus memantau perkembangan cuaca dan berjanji akan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim dingin ekstrem, termasuk memperkuat jaringan listrik dan layanan darurat. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, menjaga keselamatan, dan mengikuti arahan resmi selama kondisi cuaca ekstrem masih berlangsung. []

Admin04

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com