SAMBAS – Program ketahanan pangan di Kabupaten Sambas mendapat dorongan nyata melalui kegiatan penanaman jagung serentak kuartal pertama Tahun 2026 yang digelar di lahan perkebunan Jalan Lingkar, Desa Kartiasa, Kecamatan Sambas, pada Sabtu (07/03/2026). Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Paizal, hadir mewakili Ketua DPRD untuk memberikan apresiasi terhadap inisiatif tersebut.
Paizal menekankan bahwa penanaman jagung secara masif ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2025 terkait Pengadaan dan Pengelolaan Jagung Dalam Negeri serta Penyaluran Cadangan Jagung Pemerintah (CJP). Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian strategis pemerintah dalam mendorong swasembada jagung sekaligus memperkuat kedaulatan pangan di tingkat daerah.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum penting untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Kita berharap hasil panen jagung di Kabupaten Sambas meningkat signifikan sehingga dapat menopang ketersediaan pangan lokal,” ungkap Paizal.
Kegiatan penanaman ini melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan aparat terkait, termasuk Wakil Bupati Sambas, Kapolres Sambas, Ketua Pengadilan Agama Sambas, Kasipers Kodim 1208/Sambas, Kepala BPS Sambas, hingga Camat Sambas. Bersama-sama, mereka menanam bibit jagung di lahan yang disiapkan untuk memperluas produksi pertanian.
Paizal menekankan perlunya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan. “Sektor pertanian memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas pangan. Koordinasi dan komitmen bersama menjadi kunci agar program swasembada pangan tidak hanya berhenti di tingkat formalitas, tetapi benar-benar memberi manfaat,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk serius mengelola lahan, memantau pertumbuhan tanaman, dan memastikan setiap langkah produksi dilakukan secara optimal. Legislator Fraksi Gerindra itu menegaskan bahwa dukungan legislatif tetap penuh terhadap program nasional ini, agar keberhasilan penanaman jagung serentak dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Sambas.
Dengan langkah-langkah terkoordinasi, Paizal optimistis program penanaman jagung ini akan menjadi contoh keberhasilan sinergi antarpemangku kepentingan dalam memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional. []
Redaksi4
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan