KOTAWARINGIN TIMUR – Kecelakaan lalu lintas kembali merenggut nyawa di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Seorang pemuda ditemukan tergeletak tak sadarkan diri di badan jalan, tepat di depan kawasan Jeruk 3, Jalan HM Arsyad, Selasa (20/01/2026). Korban akhirnya mengembuskan napas terakhir setelah sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
Peristiwa nahas tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang melintas di lokasi kejadian. Korban terlihat terkapar di tengah jalan usai terlibat tabrakan antara sepeda motor yang dikendarainya dengan sebuah sepeda.
Seorang saksi mata di lokasi menyebutkan bahwa kondisi korban cukup parah sejak awal kejadian. “Tadi terlihat ada tabrakan di depan Jeruk 3. Korbannya sudah tidak bergerak dan tergeletak di badan jalan,” ujar seorang warga yang berada di sekitar lokasi.
Berdasarkan keterangan warga, pemuda tersebut mengenakan kaus hitam dan celana olahraga panjang berwarna gelap. Setelah kejadian, korban sempat tidak sadarkan diri sebelum akhirnya dievakuasi menggunakan ambulans menuju rumah sakit terdekat.
Informasi yang beredar di lokasi menyebutkan bahwa sepeda motor yang dikendarai korban diduga menabrak seorang perempuan yang tengah mengayuh sepeda. “Kabarnya motor korban menabrak sepeda yang dikendarai ibu-ibu. Pengendara sepeda tidak mengalami luka berat, sementara korban langsung dibawa ambulans,” ungkap warga lainnya.
Meski sempat mendapatkan penanganan medis, nyawa pemuda tersebut tidak tertolong. Kabar meninggalnya korban dengan cepat menyebar dan mengundang duka, terutama di lingkungan pendidikan di Kotim.
Pihak Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kotim memastikan bahwa korban merupakan alumni sekolah tersebut. Humas MAN Kotim, Abdi Agus Musanif, membenarkan identitas korban. “Jika kejadiannya terjadi pagi ini dan nama yang beredar adalah Rafi Ramadhani, maka benar yang bersangkutan merupakan alumni MAN Kotim,” jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian belum merilis keterangan resmi terkait kronologi lengkap maupun penyebab pasti kecelakaan. Polisi masih melakukan penelusuran dan pengumpulan keterangan saksi untuk memastikan detail peristiwa tersebut. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan