Satu Rumah Rata dengan Tanah, Lansia Turut Terdampak Kebakaran

KAPUAS – Musibah kebakaran kembali melanda kawasan permukiman padat penduduk di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Satu unit rumah warga di Jalan Nusa Indah Gang 6, Kelurahan Selat Tengah, Kecamatan Selat, dilaporkan ludes terbakar pada Sabtu (03/01/2026) pagi. Peristiwa tersebut terjadi saat sebagian besar warga baru memulai aktivitas harian mereka.

Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 06.40 WIB. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan rumah yang berada di lingkungan RT 32 RW 03. Kondisi bangunan yang sebagian besar berbahan kayu membuat kobaran api cepat menjalar, sehingga rumah mengalami kerusakan berat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Pangeran S. Pandingan, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian tersebut dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) dan langsung menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi.

“Berdasarkan laporan yang kami terima, kebakaran terjadi pada pukul 06.40 WIB dan langsung kami tindak lanjuti dengan kaji cepat di lapangan,” ujar Pangeran saat dikonfirmasi.

Ia menyebutkan, peristiwa kebakaran itu berdampak langsung pada dua kepala keluarga dengan total enam jiwa. Dari jumlah tersebut, terdapat satu warga lanjut usia yang turut terdampak. “Korban terdampak terdiri dari dua kepala keluarga dengan enam jiwa, termasuk satu orang lansia berusia 68 tahun,” jelasnya.

Selain warga lanjut usia, korban lain yang terdampak yakni dua orang dewasa serta dua anak yang masih berusia remaja. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut, meskipun kerugian materiil diperkirakan cukup besar.

Petugas pemadam kebakaran gabungan bersama relawan setempat segera melakukan upaya pemadaman setelah menerima laporan warga. Proses pemadaman berlangsung cukup dramatis karena lokasi berada di kawasan permukiman yang padat. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian.

“Petugas berjibaku di lapangan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak merembet ke rumah warga lainnya,” kata Pangeran.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. BPBD Kabupaten Kapuas menegaskan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penanganan pascakejadian berjalan optimal.

“Kami juga sudah menyiapkan bantuan kebutuhan dasar bagi para korban terdampak untuk meringankan beban mereka setelah musibah ini,” pungkasnya. []

Admin04

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com