Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang ibu rumah tangga yang hilang di kebun dalam kondisi selamat setelah pencarian intensif di Kayong Utara.
KAYONG UTARA – Operasi pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang di kebun Desa Sungai Mata-Mata, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara (Kayong Utara), berakhir dengan hasil positif setelah Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi selamat pada Selasa 17 Maret 2026 dini hari.
Korban bernama Beti (42), yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Minggu (15/3) sekitar pukul 18.00 WIB saat pergi mencari sayur tanpa memberi kabar kepada keluarga. Kejadian tersebut sempat memicu kekhawatiran warga setempat karena korban tidak kunjung kembali hingga larut malam.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan bahwa korban terakhir terlihat menuju kebun di belakang rumah. “Semula korban sempat terlihat oleh saksi menuju kebun yang berada di belakang rumah untuk memetik sayur. Namun hingga larut malam korban tidak kunjung kembali ke rumah,” ujarnya, sebagaimana dilansir BerkatnewsTV, Rabu (18/03/2026).
Upaya pencarian awal dilakukan oleh keluarga dan masyarakat sekitar, namun tidak membuahkan hasil. Laporan kemudian diteruskan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak yang langsung mengerahkan Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Kayong Utara ke lokasi kejadian.
Tim SAR gabungan melakukan penyisiran intensif dengan membawa peralatan evakuasi, medis, komunikasi, dan navigasi. Pencarian kembali dilanjutkan pada Selasa (18/03/2026) sekitar pukul 01.30 WIB dengan menyisir area sekitar kebun tempat korban terakhir terlihat.
Hasilnya, pada pukul 04.15 WIB, korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat di lokasi yang berjarak sekitar 243 meter ke arah timur dari titik awal kejadian. “Korban kemudian dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibawa ke rumah keluarga untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” jelasnya.
Setelah proses evakuasi selesai, operasi SAR diusulkan untuk ditutup pada pukul 04.38 WIB dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing.
Keberhasilan operasi ini menunjukkan pentingnya respons cepat dan koordinasi antara tim SAR dan masyarakat dalam penanganan orang hilang, sehingga korban dapat ditemukan dalam kondisi selamat tanpa dampak yang lebih buruk. []
Redaksi4
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan