BONTANG — Kabar gembira kembali datang bagi dunia pendidikan di Kota Bontang. Pemerintah Kota Bontang memastikan program seragam sekolah gratis kembali digulirkan untuk peserta didik dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP. Program tersebut ditargetkan mulai terealisasi pada tahun ajaran baru 2026, sebagai bagian dari upaya meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus memperkuat akses pendidikan yang merata.
Komitmen tersebut ditegaskan setelah alokasi anggaran seragam sekolah dimasukkan dalam APBD Murni 2026. Pemerintah daerah berharap tidak ada lagi peserta didik yang terkendala mengikuti kegiatan belajar hanya karena keterbatasan biaya perlengkapan sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, Abdu Safa Muha, menyampaikan bahwa pihaknya tengah mematangkan seluruh tahapan perencanaan agar pembagian seragam dapat dilakukan tepat waktu. “Anggaran sudah kami siapkan. Targetnya, saat tahun ajaran baru dimulai, seragam sudah bisa dibagikan kepada siswa,” kata Abdu Safa Muha, Kamis (08/01/2026).
Ia menjelaskan, program ini tidak hanya bertujuan membantu ekonomi keluarga, tetapi juga menciptakan kesetaraan di lingkungan sekolah. Dengan seragam yang sama, diharapkan tidak muncul kesenjangan sosial antarpeserta didik. “Seragam gratis ini menjadi simbol pemerataan. Anak-anak bisa belajar dengan percaya diri tanpa perbedaan mencolok,” ujarnya.
Disdikbud Bontang saat ini juga tengah melakukan pendataan jumlah siswa penerima, termasuk menyesuaikan kebutuhan ukuran dan jenis seragam di setiap jenjang pendidikan. Proses pengadaan akan dilakukan sesuai ketentuan agar kualitas tetap terjaga dan distribusi berjalan lancar.
Abdu menambahkan, program seragam gratis merupakan salah satu bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap sektor pendidikan. Selama ini, kebijakan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya orang tua murid. “Setiap tahun antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini menunjukkan program ini benar-benar dirasakan manfaatnya,” jelasnya.
Ia juga memastikan bahwa mekanisme pelaksanaan akan diawasi secara ketat agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. “Kami ingin program ini berjalan transparan, akuntabel, dan benar-benar menyentuh siswa yang membutuhkan,” tegas Abdu.
Dengan kembali dianggarkannya seragam sekolah gratis, Pemerintah Kota Bontang berharap kualitas pendidikan dapat terus meningkat, sekaligus menekan potensi angka putus sekolah akibat faktor ekonomi. Program ini pun dinilai sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul sejak usia dini. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan