Gambar Ilustrasi

Siaga Banjir, Warga Bantaran Sungai Diminta Siapkan Ban Bekas

HULU SUNGAI UTARA – Potensi banjir di wilayah Hulu Sungai Utara (HSU) kembali menjadi perhatian aparat kepolisian. Warga yang tinggal di kawasan rawan genangan, terutama di sepanjang bantaran Sungai Balangan, diminta tidak lengah meskipun debit air saat ini terpantau menurun.

Polsek Banjang mengingatkan masyarakat agar menyiapkan langkah antisipasi sejak dini sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan kenaikan air secara mendadak. Salah satu upaya darurat yang dinilai mudah diterapkan adalah memanfaatkan ban mobil bekas sebagai alat pelampung sementara.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul kegiatan pemantauan rutin yang dilakukan jajaran Polsek Banjang terhadap perkembangan debit air Sungai Balangan. Aparat menilai kesiapsiagaan warga sangat penting, terutama untuk melindungi kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, dan penyandang disabilitas apabila terjadi kondisi darurat.

Pihak kepolisian menilai penggunaan ban bekas dapat menjadi solusi praktis dalam situasi genting, terutama ketika akses evakuasi terbatas dan kenaikan air berlangsung cepat. Karena itu, masyarakat diminta menyiapkan ban dalam atau ban bekas dan menempatkannya di lokasi yang mudah dijangkau.

Meski hasil pemantauan terbaru menunjukkan ketinggian air Sungai Balangan mengalami penurunan, aparat menegaskan situasi masih bisa berubah sewaktu-waktu, terutama jika curah hujan di wilayah hulu kembali meningkat.

Selain menyiapkan alat keselamatan darurat, warga juga diimbau mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi, memantau kondisi lingkungan sekitar, serta memastikan seluruh anggota keluarga berada dalam kondisi aman.

Aparat desa dan kepolisian setempat juga diminta segera menerima laporan dari masyarakat apabila terjadi perubahan kondisi yang berpotensi membahayakan. Langkah cepat dinilai krusial untuk mempercepat respons dan evakuasi jika dibutuhkan.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Polsek Banjang telah menyiapkan posko siaga banjir di Mapolsek setempat. Posko tersebut dilengkapi berbagai perlengkapan penunjang, seperti ban pelampung, tali-temali, sepatu bot, jas hujan, hingga obat-obatan untuk penanganan awal warga terdampak.

Koordinasi intensif dengan pemerintah desa dan instansi terkait terus dilakukan guna memastikan kesiapan personel dan peralatan apabila kondisi banjir kembali memburuk.

Berdasarkan data pemantauan di Pintu Air Desa Beringin, ketinggian air Sungai Balangan tercatat berada di angka 1,67 meter. Angka tersebut mengalami penurunan sekitar tiga sentimeter dibandingkan hari sebelumnya dan masih berada dalam kategori normal. Kendati demikian, masyarakat tetap diminta waspada dan tidak mengabaikan potensi risiko. []

Admin03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com