KETAPANG — Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk mempererat hubungan dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menghadiri kegiatan Silaturahmi Ramadan yang digelar di Pendopo Bupati Ketapang, Jumat (06/03/2026).
Acara tersebut dihadiri Bupati Ketapang Alexander Wilyo, Wakil Bupati Jamhuri Amir, jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Ketapang, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Dalam kesempatan itu, pemerintah provinsi juga menyalurkan sejumlah bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian selama bulan Ramadan.
Krisantus mengatakan kegiatan silaturahmi Ramadan merupakan agenda rutin pemerintah provinsi untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat di berbagai daerah di Kalimantan Barat.
Menurutnya, pemerintah provinsi berkomitmen untuk tetap hadir di tengah masyarakat, terutama dalam kegiatan yang berkaitan dengan kebersamaan dan keagamaan.
“Agenda silaturahmi Ramadan ini memang kami rancang untuk dilaksanakan di berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. Jika gubernur berhalangan hadir, maka saya yang mewakili untuk memastikan kegiatan tetap berjalan,” ujarnya dalam sambutan.
Ia menambahkan, setiap undangan dari pemerintah daerah selalu diupayakan untuk dihadiri selama tidak berbenturan dengan kegiatan lain. Hal tersebut, kata dia, menjadi bagian dari upaya menjaga kedekatan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.
Selain menyinggung pentingnya kebersamaan, Krisantus juga menyoroti potensi sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Ketapang. Ia mengaku terkesan dengan kondisi geografis daerah tersebut yang dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan, terutama di sektor pariwisata.
Ia menceritakan bahwa saat pesawat yang ditumpanginya hendak mendarat di Ketapang, pemandangan sungai dan kawasan pesisir terlihat jelas dari udara.
“Ketapang memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Dari atas pesawat saja terlihat betapa indahnya sungai dan wilayah pesisirnya. Ini merupakan potensi besar yang perlu dikembangkan,” tuturnya.
Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata dan kuliner dapat menjadi peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat jika dikelola secara serius.
Pada kesempatan tersebut, Krisantus juga menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada umat Muslim yang menjalankan ibadah Ramadan. Ia mengingatkan bahwa makna puasa tidak hanya sebatas menahan lapar dan dahaga, tetapi juga mengendalikan diri serta memperbaiki sikap dan perilaku.
“Puasa bukan sekadar menahan rasa lapar dan haus, tetapi juga melatih pengendalian diri, menjaga pikiran, dan menata hati agar menjadi pribadi yang lebih baik,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan di tengah keberagaman suku dan budaya yang ada di Kalimantan Barat.
“Perbedaan yang ada seharusnya menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan. Kita semua berasal dari latar belakang yang beragam, namun tetap satu sebagai masyarakat Kalimantan Barat,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wakil Gubernur Kalbar ke daerahnya, terutama pada momentum Ramadan.
Ia menilai kehadiran pimpinan daerah tingkat provinsi menjadi bentuk perhatian terhadap masyarakat di Kabupaten Ketapang. “Kami merasa terhormat atas kehadiran Bapak Wakil Gubernur di Ketapang, terlebih pada bulan Ramadan. Kehadiran ini tentu memberikan semangat dan kebahagiaan bagi masyarakat,” ucap Alexander.
Ia juga berharap sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi dapat terus diperkuat, khususnya dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Kegiatan silaturahmi Ramadan tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama serta acara berbuka puasa yang diikuti oleh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat. Momen tersebut menjadi ajang mempererat hubungan antara pemerintah dan warga dalam suasana kebersamaan di bulan suci. []
Redaksi4
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan