KOTAWARINGIN TIMUR — Arus jamaah Haul Abah Guru Sekumpul yang terus mengalir melintasi Kota Sampit membuat posko relawan di Jalan Tjilik Riwut Kilometer 6 tetap siaga penuh. Posko yang menjadi tempat persinggahan jamaah lintas daerah itu direncanakan beroperasi hingga 29 Desember 2025, dengan catatan logistik masih mencukupi.
Posko ini dikelola secara mandiri oleh para relawan yang sejak awal membuka layanan demi memberikan kenyamanan bagi jamaah yang menempuh perjalanan panjang menuju Sekumpul, Martapura. Meski posko telah dibuka sejak Selasa pagi, pelayanan makanan baru dimulai pada Kamis seiring meningkatnya volume jamaah yang singgah.
Ketua relawan posko, Sufriadi, mengatakan operasional posko tidak ditentukan secara kaku. Seluruh keputusan bergantung pada kondisi lapangan, terutama ketersediaan bahan makanan dan dukungan masyarakat.
“Insya Allah kalau memang logistik kita memadai, kita harus balik juga kita sediakan. Insya Allah sampai tanggal 29,” ujarnya, Jumat (26/12/2025).
Sejak pelayanan dimaksimalkan, posko Km 6 Sampit tak pernah sepi. Arus kendaraan roda dua dan roda empat dari berbagai daerah terus berdatangan, baik siang maupun malam. Banyak jamaah memilih singgah untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan panjang menuju Kalimantan Selatan.
Menurut Sufriadi, posko ini dibuka tanpa henti selama 24 jam. Relawan bergantian berjaga untuk memastikan jamaah tetap terlayani, terutama mereka yang datang pada malam hari hingga dini hari.
“Ini 24 jam buka. Ada jamaah yang sempat menginap di sini, pagi baru melanjutkan perjalanan ke Sekumpul,” katanya.
Ia menyebut, tidak sedikit jamaah yang datang dalam kondisi lelah setelah menempuh perjalanan ratusan kilometer. Keberadaan posko menjadi tempat aman untuk beristirahat, mengisi tenaga, sekaligus memastikan kondisi fisik jamaah tetap prima sebelum melanjutkan perjalanan.
Relawan berharap posko dapat terus beroperasi hingga puncak haul selesai, agar jamaah yang datang belakangan tetap mendapatkan pelayanan yang sama. Selama logistik masih tersedia, para relawan berkomitmen untuk tetap bertahan di posko.
“Kita berharap bisa terus melayani sampai akhir. Selama logistik ada, Insya Allah kita layani,” pungkasnya. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan