Skrining HIV di THM Ketapang, Satu Orang Positif Sifilis

KETAPANG – Pemerintah Kelurahan Kantor bersama lintas instansi memperketat pengawasan kesehatan di kawasan hiburan malam. Langkah ini ditandai dengan pelaksanaan skrining HIV/AIDS oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang di sejumlah titik yang dinilai rawan penularan penyakit menular seksual (PMS), Rabu (14/01/2026) malam.

Salah satu lokasi yang menjadi sasaran pemeriksaan berada di kawasan eks Pasar Rangge Sentap, Jalan Imam Bonjol RT 020, Kelurahan Kantor, Kecamatan Delta Pawan. Kawasan tersebut selama ini masuk dalam pemetaan wilayah dengan tingkat kerentanan penularan HIV/AIDS yang cukup tinggi.

Pendampingan dilakukan oleh aparat kelurahan dan unsur terkait guna memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, serta menjangkau kelompok berisiko secara langsung.

Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Kelurahan Kantor, Slamet Hadi, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak semata-mata bersifat penindakan, melainkan langkah pencegahan yang berkelanjutan.

Upaya ini kami jalankan sebagai bentuk deteksi dini dan edukasi kesehatan. Tujuannya agar potensi penularan HIV/AIDS dapat ditekan sejak awal, sekaligus meningkatkan kesadaran semua pihak, jelas Slamet saat dimintai keterangan, Kamis (15/01/2026).

Ia menyampaikan, selama pelaksanaan skrining, seluruh pihak yang terlibat menunjukkan sikap kooperatif sehingga pemeriksaan dapat dilakukan tanpa hambatan.

Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 35 orang menjalani pemeriksaan kesehatan. Dari hasil skrining awal, satu orang terdeteksi mengidap sifilis dan langsung dirujuk untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan sesuai prosedur yang berlaku.

Slamet menambahkan, temuan tersebut menjadi pengingat bahwa kawasan hiburan malam masih memerlukan pengawasan intensif dari sisi kesehatan masyarakat. Hasil ini menunjukkan pentingnya skrining rutin. Deteksi dini memungkinkan penanganan cepat sehingga tidak berkembang menjadi persoalan kesehatan yang lebih luas, ujarnya.

Sementara itu, data kasus HIV/AIDS di Kabupaten Ketapang masih menjadi perhatian serius. Hingga 4 November 2024, tercatat sebanyak 113 warga Ketapang terkonfirmasi terpapar HIV/AIDS. Hingga kini, Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang belum merilis pembaruan data resmi untuk sepanjang tahun 2025.

Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus menggencarkan upaya pencegahan melalui skrining berkala, edukasi kesehatan, serta kolaborasi lintas sektor guna menekan laju penularan HIV/AIDS di wilayah Ketapang. []

Admin03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com