BANJARMASIN – Suasana tenang malam Minggu (08/03/2026) di Komplek Citra Karya Permai RT 65, Banjarmasin, mendadak heboh setelah muncul kobaran api dari sebuah tabung gas elpiji milik salah seorang warga. Api diketahui mulai terlihat sekitar pukul 22.19 Wita, tepat saat pemilik tabung sedang memasak kue khas Ramadan di dapur rumahnya.
Sejumlah warga yang berada di lokasi sempat panik saat melihat percikan api dari tabung gas tersebut. “Tiba-tiba gasnya mengeluarkan api, langsung membuat kami kaget,” ujar seorang warga yang menyaksikan kejadian.
Diduga api muncul akibat kebocoran pada katup tabung gas, yang sempat membuat kobaran nyaris menjalar ke atap teras rumah. Warga yang melihat insiden itu segera bertindak cepat untuk mencegah api semakin membesar.
Beberapa warga menggunakan panci besar dan kain basah untuk menutup tabung gas, sehingga kobaran api dapat segera dikendalikan sebelum menimbulkan kerusakan lebih luas. “Untung saja langsung ditangani warga, api bisa dikendalikan dengan cepat,” ungkap salah seorang tetangga yang membantu menutup tabung.
Tidak lama kemudian, petugas dari Badan Penanggulangan Kebakaran (BPK) tiba di lokasi untuk memastikan keselamatan. Petugas langsung memeriksa tabung gas dan menyemprotkan alat pemadam api ringan (APAR) ke titik kebocoran untuk memastikan api benar-benar padam.
Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan kerusakan material yang berarti. Tabung gas segera dipindahkan menjauh dari dapur untuk mengantisipasi risiko tambahan. Warga kemudian bergotong royong membersihkan sisa kain basah yang sempat menutupi tabung dan area sekitarnya.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh warga untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan tabung gas di rumah, terutama saat memasak di dapur. Kebocoran tabung gas dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani dengan cepat.
“Kami bersyukur api bisa segera dipadamkan, ini pengalaman yang mengingatkan kita agar selalu memastikan tabung gas aman sebelum digunakan,” tambah warga setempat.
Petugas BPK juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan warga dan kesigapan tetangga saat menghadapi insiden serupa, sehingga potensi kebakaran besar dapat dicegah dengan tindakan cepat. []
Redaksi4
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan