Gambar Ilustrasi

Tak Kunjung Pulang, Bocah Ditemukan Tewas di Parit

PONTIANAK – Tragedi memilukan terjadi di Parit Tanjung Raya 1, Kecamatan Pontianak Timur. Seorang bocah laki-laki berusia enam tahun bernama Rama ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan tenggelam saat bermain di parit, Rabu (08/01/2026) sore.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui setelah korban tidak kembali ke rumah hingga menjelang sore hari. Keluarga yang khawatir kemudian meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan kejadian itu ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak sekitar pukul 16.30 WIB.

Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi saksi di lokasi, korban sebelumnya terlihat bermain dan berenang di parit sebelum akhirnya menghilang. “Dari keterangan yang kami terima, anak tersebut sempat terlihat mandi dan berenang di parit. Namun setelah beberapa waktu, korban tidak terlihat lagi dan tidak pulang ke rumah hingga sore hari,” ujar I Made Junetra, Jumat (09/01/2026).

Warga bersama keluarga korban sempat melakukan pencarian secara mandiri dengan menyisir area parit dan sekitarnya. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil hingga akhirnya bantuan SAR dikerahkan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue Kantor SAR Pontianak langsung diterjunkan ke lokasi dengan membawa sejumlah peralatan pendukung, termasuk kendaraan operasional, sepeda motor trail, serta perahu karet guna mempercepat pencarian.

Sekitar pukul 17.30 WIB, tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan korban diketahui tidak jauh dari titik awal korban diduga tenggelam. “Korban berhasil ditemukan sekitar satu jam setelah pencarian dilakukan. Posisi korban berada kurang lebih 10 meter dari lokasi awal kejadian,” kata Junetra.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans dan dibawa ke Rumah Sakit Yarsi Pontianak untuk menjalani pemeriksaan medis. Setelah proses visum selesai, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

Atas kejadian tersebut, pihak SAR menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Junetra juga mengingatkan masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya di lingkungan yang memiliki parit, sungai, dan saluran air terbuka.

“Kami mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak, terutama saat berada di dekat parit atau aliran air, agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya. []

Admin03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com