Tantangan Nyata MPP Paser: Banyak Tenant Tidak Aktif, Imigrasi Terbatas

PASER – Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Paser masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan keaktifan tenant. Dari 44 gerai yang disiapkan, hanya sekitar 60 persen yang aktif melayani masyarakat, sementara sisanya masih kosong tanpa aktivitas pelayanan.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Paser, Toto Ifrianto, menjelaskan beberapa faktor yang menjadi penyebab rendahnya keaktifan tenant. “Untuk beberapa tenant seperti Pengadilan Negeri dan Kejaksaan masih kosong karena keterbatasan pegawai. Selain itu mereka juga sudah memiliki layanan PTSP sendiri. Kemudian beberapa tenant seperti PLN dan PDAM, mereka tidak aktif di sini karena pelayanan mereka sudah online,” jelas Toto saat ditemui di ruangannya, Senin (02/03/2026).

Toto menegaskan meski banyak dinas yang telah menyediakan pelayanan secara online, kehadiran mereka di MPP tetap diperlukan. Hal ini agar setiap laporan masyarakat terkait masalah atau gangguan teknis dapat langsung ditangani. “Tentu nanti ada kekecewaan dari masyarakat yang sudah datang, tetapi tidak menemukan petugas,” imbuhnya.

Selain itu, keterbatasan layanan dari Kantor Imigrasi di MPP menjadi perhatian serius. Menurut Toto, keterbatasan anggaran menjadi salah satu penyebab frekuensi layanan imigrasi terbatas. Padahal, animo masyarakat terhadap layanan ini tergolong tinggi.

“Pelayanan imigrasi juga masih terbatas. Awalnya berdasarkan perjanjian dua kali sebulan, namun kemudian berkurang menjadi sekali sebulan. Kuota pelayanan juga dibatasi hanya 20 orang. Padahal jumlahnya sangat banyak,” tambahnya.

Untuk mengatasi kendala ini, pihak DPMPTSP berencana mengajukan penambahan frekuensi layanan imigrasi, serta menyediakan sarana dan prasarana pendukung, termasuk akomodasi seperti rumah singgah atau mess bagi petugas agar pelayanan dapat dilakukan lebih rutin. “Kami sedang berupaya menyediakan akomodasi, misalnya rumah singgah atau mess, untuk mendukung pelayanan yang lebih rutin,” pungkas Toto.

Toto menekankan pentingnya komitmen setiap dinas di Kabupaten Paser untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan sinergi yang baik, MPP diharapkan dapat berfungsi secara optimal sebagai pusat pelayanan terpadu bagi masyarakat. []

Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com