Tekan Angka Kecelakaan, Ditlantas Polda Kaltim Gencarkan Edukasi Lalu Lintas

Polda Kaltim memperkuat edukasi dan pengawasan lalu lintas di Balikpapan melalui sosialisasi, 16 kamera CCTV, serta enam kamera ETLE menyusul masih maraknya pelanggaran meski angka kecelakaan pada 2026 disebut menurun.

BALIKPAPAN – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur (Kaltim) menggencarkan edukasi dan pengawasan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Upaya itu salah satunya dilakukan melalui gelar wicara Ngobrol Pintar/Presisi (NGOPI) di Studio Balikpapan TV (BTV), Rabu (09/09/2026).

Kegiatan bertema “Meningkatkan Kepatuhan dan Disiplin Masyarakat dalam Berlalu Lintas” tersebut dipandu Wiji Winarko dengan menghadirkan Pejabat Sementara (Ps.) Kepala Subdirektorat Keamanan dan Keselamatan (Kasubdit Kamsel) Ditlantas Polda Kaltim Ropiyani sebagai narasumber.

Ropiyani mengatakan Ditlantas Polda Kaltim terus menjalankan berbagai langkah preventif, mulai dari sosialisasi safety riding, edukasi dan kampanye keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui media visual, seperti selebaran dan video, hingga pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik rawan.

“Meskipun angka kecelakaan lalu lintas pada tahun 2026 ini mengalami penurunan dibanding tahun 2025, kita tidak boleh lengah. Pelanggaran seperti tidak menggunakan helm, melawan arus, hingga dokumen kendaraan yang tidak lengkap masih marak ditemukan, khususnya di kalangan usia produktif 17–40 tahun seperti pelajar dan karyawan,” ujar Kompol Ropiyani.

Selain edukasi, pengawasan terhadap pengendara di Balikpapan diperkuat melalui 16 kamera closed-circuit television (CCTV) dan enam kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Meski pengawasan elektronik telah diterapkan, penindakan berupa tilang di tempat tetap dilakukan terhadap pelanggaran yang ditemukan petugas di jalan raya.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kaltim Tedy Sopiandi mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib.

“Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab kita bersama. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kalimantan Timur, khususnya Kota Balikpapan, untuk menjadikan tertib berlalu lintas sebagai sebuah kebutuhan, bukan sekadar ketakutan akan petugas. Peran orang tua juga sangat krusial dalam mengingatkan anak-anaknya agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara,” tegas KBP Dr. Tedy Sopiandi.

Polda Kaltim juga mendorong penguatan sinergi antarinstansi dan kepatuhan terhadap regulasi, termasuk surat edaran pemerintah daerah (Pemda) mengenai penertiban kendaraan dengan muatan berlebih (overloading). Upaya tersebut diharapkan dapat membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan di Kaltim. []

Penulis: Irwanto Sianturi | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com