Tekan Inflasi, Bulog Paser Gelar Pangan Murah di HUT Paser ke-66

PASER – Perum Bulog Kantor Cabang Paser menggelar kegiatan pangan murah sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Paser ke-66. Pelaksanaan pangan murah tersebut mendapat respons positif dan antusiasme tinggi dari masyarakat karena menyediakan bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kegiatan pangan murah ini menjadi salah satu langkah strategis Bulog dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi pangan, khususnya pada periode akhir tahun yang biasanya diiringi dengan peningkatan permintaan masyarakat.

Kepala Kantor Cabang Bulog Paser, Muhammad Mukhlis, menjelaskan bahwa kegiatan pangan murah merupakan langkah konkret pemerintah melalui Bulog untuk mengantisipasi gejolak harga yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.

“Pangan murah ini kami laksanakan untuk meredam potensi kenaikan harga yang biasanya terjadi menjelang hari besar keagamaan dan akhir tahun,” ujarnya saat diwawancarai secara resmi di lokasi kegiatan.

Mukhlis menyebutkan bahwa Bulog telah menyiapkan sejumlah komoditas utama yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari. Komoditas tersebut dipilih karena memiliki pengaruh besar terhadap stabilitas harga di pasar.

“Komoditas yang kami sediakan antara lain beras SPHP dan beras premium, minyak goreng, serta gula pasir. Seluruhnya berasal dari stok Bulog,” jelasnya.

Menurutnya, kehadiran Bulog melalui kegiatan pangan murah diharapkan mampu menekan potensi lonjakan harga di tingkat konsumen sekaligus menjadi sinyal positif bagi pasar bahwa ketersediaan pangan di Kabupaten Paser dalam kondisi aman dan terkendali.

Kegiatan pangan murah ini dilaksanakan di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Paser dan direncanakan berlangsung selama beberapa hari ke depan. Pelaksanaannya disesuaikan dengan agenda peringatan HUT Paser ke-66 serta kebutuhan stabilisasi harga pangan menjelang HBKN. Dalam pelaksanaannya, Bulog Paser bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar kegiatan berjalan tertib, lancar, dan tepat sasaran.

Mukhlis menegaskan bahwa harga yang ditawarkan kepada masyarakat merupakan harga dasar atau harga net, sehingga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

“Kami menjual dengan harga dasar agar masyarakat tidak panik menghadapi isu kenaikan harga, sekaligus memberi sinyal ke pasar bahwa stok aman,” katanya.

Ia berharap, langkah tersebut tidak hanya membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga mampu menekan spekulasi harga di tingkat pedagang dan distributor.

Dari sisi ketersediaan, Bulog Paser memastikan stok pangan dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga beberapa waktu ke depan. Mukhlis mengungkapkan bahwa Bulog telah menyiapkan cadangan pangan yang cukup besar.

“Untuk beras, stok kami mencapai sekitar 3.000 ton. Gula pasir hampir 30 ton, sementara minyak goreng masih cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir Januari,” ungkap Mukhlis.

Ia menambahkan bahwa stok pangan yang disalurkan dalam kegiatan pangan murah akan terus disesuaikan dengan tingkat permintaan masyarakat. Bulog menerapkan sistem pengisian ulang agar pasokan tetap tersedia selama kegiatan berlangsung.

“Kami sistemnya refill. Jika permintaan tinggi, stok akan kami tambah,” ujarnya.

Melalui kegiatan pangan murah ini, Bulog berharap masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat serta mendukung stabilitas ekonomi daerah.

“Kami ingin masyarakat tenang, harga stabil, dan pasokan terjamin. Dengan stok yang cukup, kami optimistis kebutuhan pangan masyarakat Paser dapat terpenuhi dengan baik,” tutup Muhammad Mukhlis.

Kegiatan pangan murah tersebut tidak hanya menjadi instrumen pengendalian inflasi pangan, tetapi juga menambah semarak perayaan HUT Kabupaten Paser ke-66. Di sisi lain, kegiatan ini mempertegas peran Bulog sebagai penyangga utama ketahanan pangan nasional, khususnya di tingkat daerah. []

Penulis: Rifky Irlika Akbar | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com