Tragedi Kolam Buatan, Bocah 3 Tahun Hilang Nyawa

BENGALURU – Tragedi memilukan menimpa seorang bocah laki-laki berusia tiga tahun yang tewas tenggelam di kolam buatan sebuah studio foto di kawasan Giddenahalli, Bengaluru, Rabu (25/02/2025). Peristiwa itu terjadi saat sang ibu mendampingi temannya menjalani sesi pemotretan kehamilan, sementara korban bermain di sekitar studio.

Seorang saksi di lokasi menceritakan, “Saya melihat anak itu bermain di dekat kolam tanpa pengawasan cukup lama. Tidak ada yang menyangka akan terjadi hal tragis seperti ini.”

Kepolisian setempat menjelaskan, sang ibu membawa anaknya ke studio sebagai teman pendamping, dan fokus membantu temannya selama sesi pemotretan berlangsung. “Ketika sang ibu menoleh, anaknya sudah tidak berada di dekatnya. Dia segera panik dan meminta bantuan orang lain untuk mencari,” kata seorang polisi yang menangani kasus ini.

Upaya pencarian berlangsung cepat. Bocah tersebut ditemukan di dalam kolam dalam kondisi tidak sadarkan diri. “Kami segera membawa anak itu ke rumah sakit terdekat, namun sayangnya nyawanya tidak tertolong,” tambah petugas kepolisian.

Polisi kini tengah menyelidiki seluruh kronologi kejadian, termasuk sistem pengamanan di studio. “Kami harus memastikan tidak ada kelalaian prosedur yang memungkinkan anak-anak mudah terjatuh ke kolam,” ujar seorang penyidik.

Ayah korban, yang saat itu sedang berada di luar negeri untuk urusan pekerjaan, dijadwalkan kembali ke Bengaluru setelah menerima kabar duka mengenai putranya. Pihak kepolisian juga menghimbau orang tua dan pengelola fasilitas umum agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di area yang berpotensi membahayakan, seperti kolam dan instalasi air.

“Kasus ini sangat tragis dan menjadi pengingat bagi semua orang tua agar tetap waspada terhadap keselamatan anak-anak, bahkan saat hanya bermain sebentar,” kata seorang aktivis keselamatan anak.

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya perhatian ekstra di lokasi-lokasi publik atau studio yang memiliki potensi bahaya tersembunyi, serta kesiapan petugas untuk menanggulangi kecelakaan anak-anak. []

Redaksi4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com