TANAH LAUT – Ketenangan hamparan sawah di Desa Padang Luas, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut (Tala), mendadak pecah oleh penemuan jasad seorang pria lanjut usia yang mengapung di genangan air persawahan, Minggu (18/01/2026) sore.
Peristiwa mengejutkan itu pertama kali diketahui warga sekitar pukul 16.00 Wita, setelah seseorang melihat sejumlah barang tergeletak mencurigakan di tengah sawah yang tergenang.
Laporan warga segera ditindaklanjuti aparat Polsek Kurau yang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan pemeriksaan awal.
Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan melalui Kapolsek Kurau Iptu Bambang Hariansyah membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. “Saksi awalnya melihat payung dan alat pancing di area sawah, namun orangnya tidak terlihat. Saat didekati, ternyata ada seorang laki-laki yang sudah mengapung dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan,” ujar Iptu Bambang saat dikonfirmasi.
Jenazah ditemukan di RT 02 Desa Padang Luas, mengapung di lahan persawahan yang masih tergenang air. Di sekitar lokasi, polisi mengamankan sejumlah barang yang diduga milik korban, antara lain payung, tas ransel, tas selempang, serta perlengkapan memancing.
Hasil identifikasi awal mengungkap korban bernama M. Yusuf (65), warga Desa Sambangan, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Korban diketahui berpamitan untuk memancing bersama seorang rekannya sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia.
Untuk memastikan penyebab kematian, Polsek Kurau berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Tanah Laut, petugas Puskesmas Bentok, serta Damkar Kecamatan Kurau. “Dari pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelas Kapolsek Kurau.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan keberatan jika dilakukan visum maupun autopsi. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Kapolsek Kurau mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di area persawahan dan perairan terbuka. “Kami mengingatkan warga agar tidak memancing sendirian di lokasi berisiko dan selalu memperhatikan faktor keselamatan,” tegasnya. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan