Turnamen Penalti Cup 2026 Jadi Ajang Pemanasan Atlet Futsal Mahulu

MAHAKAM ULU – Upaya menghidupkan kembali aktivitas olahraga futsal di Kabupaten Mahakam Ulu mulai digagas melalui penyelenggaraan Turnamen Penalti Cup 2026 yang direncanakan berlangsung di Lapangan RLA Futsal Sport Center. Turnamen tersebut menjadi salah satu langkah awal untuk membangkitkan kembali semangat kompetisi olahraga di daerah yang selama ini cukup lama tidak menggelar kegiatan serupa.

Ketua panitia pelaksana, Janualius, menyampaikan bahwa gagasan penyelenggaraan turnamen tersebut lahir dari inisiatif dirinya bersama rekannya, Franklin. Keduanya berinisiatif menggelar kegiatan olahraga sederhana yang diharapkan dapat kembali menarik minat masyarakat terhadap futsal.

“Turnamen Penalti Cup ini merupakan ide kami berdua, saya dan Franklin. Kegiatan ini juga untuk sedikit mengobati rasa rindu masyarakat terhadap turnamen futsal yang sudah lama vakum di Mahakam Ulu,” ujarnya saat diwawancarai melalui sambungan telepon WhatsApp, Selasa (10/03/2026).

Menurutnya, hingga saat ini penyelenggaraan turnamen masih mengandalkan dukungan internal dari panitia serta biaya pendaftaran yang dibayarkan oleh tim peserta. Hal tersebut dilakukan karena kegiatan tersebut belum mendapatkan dukungan sponsor.

“Untuk sementara dukungan masih dari kami berdua dan dari pendaftaran peserta. Jadi kami mencoba memutar dana dari situ karena memang belum ada sponsor,” jelasnya.

 Panitia menargetkan turnamen tersebut dapat diikuti sekitar 20 tim dari berbagai wilayah di Mahakam Ulu. Turnamen dijadwalkan mulai digelar sekitar 15 Maret 2026 di Lapangan RLA Futsal Sport Center. Meski demikian, waktu pelaksanaan masih menyesuaikan situasi menjelang Hari Raya Idulfitri, mengingat sebagian pemain kemungkinan akan pulang kampung.

Dalam teknis pertandingan, setiap tim akan beranggotakan lima hingga enam pemain. Sistem pertandingan yang digunakan adalah adu penalti langsung dengan sistem gugur.

“Setiap tim terdiri dari lima sampai enam orang, tetapi yang menendang penalti hanya lima pemain. Pertandingannya langsung adu penalti, yang kalah langsung gugur dan yang menang lanjut ke babak berikutnya. Jika masih imbang, penentuan pemenang akan dilakukan melalui adu koin,” terangnya.

Janualius berharap turnamen tersebut dapat menjadi momentum awal untuk kembali menggairahkan perkembangan futsal di Mahakam Ulu sekaligus menjadi ajang pemanasan bagi para pemain lokal sebelum mengikuti kompetisi yang lebih besar.

“Kami berharap futsal di Mahakam Ulu bisa terus berkembang seperti daerah lain yang sudah lebih maju. Apalagi Mahulu juga sudah mendapatkan tiket untuk mengikuti Porprov di Paser. Jadi turnamen penalti ini bisa menjadi pemanasan sekaligus ajang melihat potensi pemain,” pungkasnya. []

Penulis: Muhammad Jamaluddin | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com