Satpol PP Nunukan memberikan pengawalan setelah keluarga meminta pendampingan untuk membawa pulang seorang ODGJ yang telah menyelesaikan enam hari perawatan di RSUD Nunukan.
NUNUKAN – Kekhawatiran keluarga saat membawa pulang seorang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) seusai menjalani perawatan mendapat respons dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Nunukan. Personel Satpol PP mengawal pasien tersebut dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan hingga tiba dengan aman di kediamannya di kawasan Jalan Porsas, Rabu (09/09/2026).
Pasien sebelumnya menjalani perawatan selama enam hari di ruang Pinere RSUD Nunukan. Setelah pihak rumah sakit menyatakan masa perawatannya selesai, keluarga meminta pendampingan karena tidak berani membawa yang bersangkutan pulang tanpa pengawalan, sebagaimana diberitakan Simp4tik, Rabu, (09/09/2026).
Menindaklanjuti permintaan tersebut, personel Satpol PP Nunukan mendatangi RSUD Nunukan untuk melakukan pendampingan. Pasien diantar menggunakan ambulans Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Nunukan Timur, sedangkan personel Satpol PP melakukan pengawalan menggunakan kendaraan roda dua.
Pengawalan dilakukan hingga kediaman pasien di Jalan Porsas. Sesampainya di lokasi, petugas turut memastikan proses serah terima kepada pihak keluarga berjalan aman dan pasien dapat masuk ke rumah tanpa kendala.
Kepala Satpol PP Nunukan Mesak Adianto melalui Komandan Peleton Umar mengatakan pendampingan dilakukan setelah pihak keluarga meminta bantuan untuk memastikan proses kepulangan pasien berlangsung aman.
“Kami menindaklanjuti permintaan keluarga dengan melakukan pengawalan dari rumah sakit sampai ke kediaman. Ini merupakan bagian dari pelayanan kami agar proses kepulangan dapat berlangsung dengan aman dan tertib,” ujar Umar.
Menurut Umar, tugas Satpol PP tidak hanya berkaitan dengan penegakan ketertiban umum, tetapi juga mencakup pelayanan yang dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam kondisi tertentu.
“Kami berharap dengan adanya pengawalan ini, pihak keluarga merasa lebih tenang dalam menerima kembali anggota keluarganya setelah selesai menjalani perawatan,” tambahnya.
Koordinasi antara keluarga, RSUD Nunukan, Puskesmas Nunukan Timur, dan Satpol PP Nunukan membuat proses kepulangan pasien berlangsung aman dan tertib. Pendampingan tersebut diharapkan memberikan rasa aman bagi keluarga sekaligus memastikan proses pemulangan pasien seusai menjalani perawatan dapat berlangsung dengan baik. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan