Wabup Kubu Raya Soroti Masjid Ponpes Nurul Jadid Belum Rampung

KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menaruh perhatian terhadap pembangunan masjid di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Jadid yang hingga kini belum rampung. Kondisi tersebut menjadi sorotan Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan di Desa Sungai Ambangah, Kecamatan Sungai Raya, Jumat (06/03/2026).

Dalam kunjungannya, Sukiryanto meninjau langsung bangunan masjid di kompleks pesantren tersebut. Ia mengaku cukup prihatin karena pembangunan tempat ibadah itu telah berlangsung cukup lama, namun hingga kini belum selesai sepenuhnya.

“Kalau kita lihat langsung di lapangan, pembangunan masjid ini sudah berjalan cukup lama, bahkan hampir lima tahun, tetapi masih belum rampung,” ujar Sukiryanto kepada wartawan.

Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut akan segera dilaporkan kepada Bupati Kubu Raya agar dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam menentukan langkah selanjutnya. “Nanti saya akan sampaikan kondisi ini kepada Pak Bupati. Mudah-mudahan ada solusi, setidaknya bantuan untuk melanjutkan pembangunan sesuai kemampuan keuangan daerah,” katanya.

Menurut Sukiryanto, keberadaan masjid yang memadai sangat penting bagi aktivitas keagamaan para santri maupun masyarakat di sekitar pesantren. Karena itu, pemerintah daerah diharapkan dapat mencari skema dukungan yang memungkinkan agar pembangunan bisa diselesaikan secara bertahap.

Selain meninjau kondisi masjid, rangkaian kegiatan Safari Ramadan pemerintah daerah di lokasi tersebut juga diisi dengan program operasi pasar murah. Program ini digelar untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau selama bulan Ramadan.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan berbagai komoditas dengan harga subsidi, di antaranya elpiji, beras, minyak goreng, serta gula pasir. “Alhamdulillah, operasi pasar elpiji dan sembako tadi berjalan lancar dan mendapat sambutan baik dari masyarakat,” kata Sukiryanto.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan pasar murah merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, terutama pada periode Ramadan yang biasanya diikuti dengan meningkatnya permintaan masyarakat.

Melalui kegiatan Safari Ramadan, pemerintah daerah tidak hanya menjalin silaturahmi dengan masyarakat, tetapi juga dapat melihat langsung kondisi di lapangan, termasuk kebutuhan pembangunan sarana keagamaan dan persoalan ekonomi warga. []

Redaksi4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com