Warga Banjar Digegerkan Mayat Misterius di Sungai Martapura

BANJAR – Warga Desa Melayu Ilir RT 03, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, dibuat geger oleh penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas, Kamis (01/01/2026). Jasad tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan, tersangkut di kolong rumah panggung warga yang berdiri di bantaran Sungai Martapura.

Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 10.56 Wita, ketika sejumlah warga melihat benda mencurigakan terjepit di bawah rumah yang berada tepat di atas aliran sungai. Setelah didekati, warga memastikan benda tersebut adalah tubuh manusia.

Posisi jasad saat ditemukan cukup mengerikan. Tubuh korban berada setengah terendam air sungai berwarna cokelat keruh, dengan kepala mengarah ke bawah kolong rumah, sementara bagian badan tertahan balok kayu penyangga bangunan.

Kondisi korban disebut sudah tidak utuh secara fisik. Wajah tampak membengkak akibat pembusukan, membuatnya sulit dikenali. Rambut korban terlihat basah dan menggumpal, menandakan jasad diduga telah berada di dalam air cukup lama. Hingga ditemukan, tidak ada kartu identitas maupun barang pribadi yang bisa mengungkap jati diri korban.

Salah satu relawan di lokasi, Syarif, mengatakan titik penemuan berada tepat di bawah rumah warga di bantaran sungai. Menurutnya, jasad tersebut tersangkut di kolong rumah warga RT 03 dan langsung menarik perhatian masyarakat sekitar yang melintas di tepian sungai.

Syarif juga menyebut, hingga proses evakuasi berlangsung, tidak satu pun warga mengenali korban. Ia menuturkan, lingkungan sekitar tidak merasa kehilangan anggota keluarga atau tetangga, sehingga identitas korban masih menjadi tanda tanya besar.

Meski demikian, relawan sempat mencatat ciri pakaian yang dikenakan korban, yakni kaos putih bergaris abu-abu serta celana kain hitam lengkap dengan ikat pinggang.

Mendapat laporan warga, aparat Polsek Martapura Timur bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar serta relawan segera menuju lokasi. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati mengingat posisi jasad berada di kolong rumah dan arus sungai masih mengalir.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa ke RSUD Ratu Zalecha Martapura untuk proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, kepolisian belum mengungkap identitas korban maupun penyebab pasti kematian. Penyelidikan masih terus dilakukan sembari menunggu laporan dari pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya. []

Admin03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com