BANJARMASIN — Suasana malam di kawasan Jalan Mantuil Raya, Kompleks Wengga RT 19, Banjarmasin Selatan, mendadak mencekam setelah seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakan yang ditempatinya, Minggu (21/12/2025) malam. Penemuan tersebut sontak menggegerkan warga sekitar yang berdatangan ke lokasi.
Korban diketahui berinisial M Rifani (35), seorang pekerja toko bangunan Alvin yang berlokasi di kawasan Mantuil. Ia ditemukan tak bernyawa menjelang tengah malam di dalam kontrakan tempatnya tinggal seorang diri.
Informasi awal menyebutkan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang rekan kerjanya yang datang untuk memastikan kondisi korban setelah upaya menghubungi korban tak mendapat respons. Kecurigaan tersebut berujung pada penemuan tragis.
Ketua RT setempat, Ma’ruf, mengungkapkan dirinya menerima laporan kejadian sekitar pukul 22.30 Wita. Ia mengaku tidak mengenal dekat korban karena selama menempati rumah kontrakan, korban tidak pernah melapor ke lingkungan setempat.
“Setahu saya sudah lebih dari satu bulan mengontrak. Tinggal sendiri dan bekerja di toko bangunan di depan Jalan Mantuil,” ujarnya.
Pemilik rumah kontrakan menyebut korban telah menghuni tempat tersebut sekitar dua bulan. Informasi mengenai kondisi korban pertama kali ia terima dari tetangga yang juga mengontrak di lokasi yang sama.
Karena jarak rumah yang berdekatan, pemilik kontrakan kemudian mengutus anggota keluarganya untuk memastikan kondisi di dalam rumah. Tak lama berselang, aparat kepolisian pun tiba di lokasi.
Petugas dari Polsek Banjarmasin Selatan bersama tim Inafis Satreskrim Polresta Banjarmasin segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta identifikasi awal terhadap jasad korban.
Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan, AKP Joko Sulistyo Sriyono, menegaskan bahwa kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.
“Informasi awal yang kami terima mengarah pada dugaan bunuh diri. Namun seluruh fakta tetap kami dalami. Jasad korban telah dievakuasi ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk dilakukan visum,” ujarnya di lokasi.
Selain mengevakuasi korban, polisi juga mengamankan sejumlah barang pribadi milik korban sebagai bagian dari proses penyelidikan. Hingga Minggu malam, garis polisi masih terpasang di sekitar lokasi kejadian dan warga diimbau tidak berspekulasi sembari menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan