BANJARBARU — Dampak banjir yang merendam kawasan Jalan A Yani Jurusan Pelaihari, Pengayuan, Kelurahan Landasan Ulin Selatan, mulai dirasakan warga dari sisi kesehatan. Sejumlah warga mengeluhkan gangguan kesehatan setelah beberapa hari tinggal di lingkungan yang tergenang air.
Ketua RT 2/RW 1 Landasan Ulin Selatan, Hendra, menyampaikan bahwa keluhan paling banyak dialami warganya adalah gatal-gatal pada kulit. Kondisi tersebut diduga kuat akibat kontak langsung dengan air banjir yang bercampur lumpur dan kotoran.
“Banyak warga mengeluh gatal-gatal. Mereka butuh salep atau obat kulit karena banjir sudah beberapa hari merendam rumah,” kata Hendra saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (02/01/2026) sore.
Selain gangguan kulit, warga juga mengalami penurunan kondisi fisik lainnya. Beberapa di antaranya mengeluhkan badan meriang, pusing, hingga kelelahan. Keluhan tersebut tidak hanya dialami oleh warga lanjut usia, tetapi juga anak-anak dan orang dewasa.
“Ada juga yang badannya terasa panas dingin. Apalagi kondisi cuaca seperti sekarang, hujan terus,” ujarnya.
Menurut Hendra, faktor psikologis turut memengaruhi kesehatan warga. Rasa cemas akibat banjir yang tak kunjung surut membuat sebagian warga kesulitan beristirahat.
“Karena musim hujan dan air belum surut, warga jadi waswas. Banyak yang kurang tidur, akhirnya gampang pusing,” tuturnya.
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, dr. Juhai Triyanti Agustina, memastikan pihaknya telah mengambil langkah penanganan. Dinas Kesehatan bersama Puskesmas Liang Anggang telah melakukan kunjungan langsung ke lokasi terdampak banjir untuk memberikan pelayanan kesehatan.
“Puskesmas Liang Anggang sudah beberapa kali turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan pengobatan. Dari Dinas Kesehatan juga kemarin sempat melakukan kunjungan,” ujar Juhai saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Sabtu (03/01/2026).
Ia menambahkan, pemantauan dan pelayanan kesehatan akan terus dilakukan selama kondisi banjir masih berdampak pada masyarakat. Tenaga kesehatan dijadwalkan kembali turun ke lokasi untuk memastikan kondisi warga tetap terpantau.
“Hari ini Puskesmas Liang Anggang rencananya kembali ke sana untuk melanjutkan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak,” tegasnya.
Pemerintah daerah mengimbau warga untuk segera melapor apabila mengalami keluhan kesehatan, serta menjaga kebersihan diri guna mencegah penyakit yang berpotensi muncul akibat banjir. []
Admin04
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan