WTP Sepaku Diresmikan, Layani Hingga 5.000 Sambungan Rumah

PENAJAM PASER UTARA — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dijadwalkan meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) atau Water Treatment Plant (WTP) Sepaku dengan kapasitas 50 liter per detik pada Senin 26 Januari 2026. Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi solusi strategis dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di wilayah Sepaku yang mengalami perkembangan pesat seiring pembangunan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Pembangunan IPA Sepaku merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur dasar pelayanan publik. Ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi secara berkelanjutan, terutama di kawasan dengan pertumbuhan penduduk dan aktivitas pembangunan yang terus meningkat.

Dewan Pengawas Perumda Air Minum Danum Taka, Nicko Herlambang, mengatakan bahwa peresmian IPA Sepaku merupakan hasil sinergi lintas lembaga. Kolaborasi tersebut melibatkan Pemerintah Kabupaten PPU, Perumda Air Minum Danum Taka, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), serta Otorita IKN.

“Ini bagian dari kerja sama antara PDAM, Direktorat Jenderal Cipta Karya, dan Otorita IKN untuk pemenuhan air bersih masyarakat,” ujar Nicko, Jumat (23/01/2026).

Dengan kapasitas produksi mencapai 50 liter per detik, IPA Sepaku ditargetkan mampu melayani hingga 5.000 sambungan rumah (SR). Kapasitas tersebut dinilai cukup signifikan untuk menjawab kebutuhan air bersih masyarakat Sepaku, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun aktivitas sosial dan ekonomi lainnya.

Menurut Nicko, pemenuhan kebutuhan air bersih harus direncanakan secara matang dan berkelanjutan. Hal ini menjadi semakin penting mengingat kawasan Sepaku merupakan wilayah penyangga utama IKN yang diproyeksikan terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan.

Peresmian IPA Sepaku akan dipusatkan di kawasan intake Sepaku dan menjadi implementasi dari nota kesepakatan yang sebelumnya telah ditandatangani antara Pemerintah Kabupaten PPU dan Direktorat Jenderal Cipta Karya. Melalui kerja sama tersebut, pemerintah daerah berharap pelayanan air bersih dapat meningkat secara signifikan.

“Harapannya, setelah diresmikan, pelayanan air bersih di Sepaku dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” katanya.

Selain Sepaku, Pemkab PPU juga merencanakan peresmian penambahan sambungan rumah baru di wilayah Petung dan sekitarnya hingga Saloloang. Pasokan air bersih untuk wilayah tersebut bersumber dari IPA di Kecamatan Waru yang telah dilakukan perbaikan guna meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan.

“Dengan perbaikan IPA Waru, kebutuhan air bersih diharapkan bisa menjangkau hingga wilayah pesisir,” jelas Nicko.

Ia menambahkan, peningkatan jumlah sambungan rumah menjadi salah satu target utama pemerintah daerah. Jika penambahan SR dapat tumbuh sekitar 10 hingga 15 persen setiap tahun, maka target pemenuhan air bersih di seluruh wilayah PPU, termasuk kawasan pesisir, diyakini dapat tercapai secara bertahap.

“Kita sadar penyediaan air bersih tidak bisa hanya bergantung pada PDAM. Konsep Pamsimas dan pemberdayaan masyarakat juga perlu terus dijalankan sebagai bagian dari solusi,” pungkasnya. []

Penulis: Subur Priono | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com