306 Hotspot di Riau, Prabowo Dorong Tindakan Dini

Presiden Prabowo Subianto meminta 300 sumur bor dibangun di lokasi hotspot Riau agar titik panas segera ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran hutan dan lahan.

RIAU – Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto memerintahkan percepatan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau dengan membangun 300 sumur bor pada lokasi yang terdeteksi hotspot. Langkah itu diarahkan agar titik panas dapat ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran.

Perintah tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin rapat penanganan karhutla di Pos Aju, Riau, Senin (24/8) pagi. Saat itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau M. Edy Afrizal melaporkan masih terdapat 306 hotspot di wilayah tersebut, dengan mayoritas berada di bagian selatan Riau.

“Jangan menunggu sampai jadi titik api. Tolong, ya? Masuk ke titik hotspot itu. Segera saja masuk, ambil tindakan dini,” ucap Prabowo kepada pihak BPBD Riau dalam siaran langsung melalui YouTube Sekretariat Presiden.

Prabowo kemudian meminta pembangunan sumur bor dilakukan langsung di lokasi yang terdeteksi memiliki titik panas. Menurut dia, keberadaan sumber air di sekitar lokasi hotspot penting untuk mencegah api berkembang dan meluas.

“Langsung ke situ langsung bikin bor air. Begitu ada hotspot bikin bor air di situ. Jangan tunggu titik api,” ucap Prabowo.

Edy menyebut sumur bor tersebut dapat dibuat dengan kedalaman sekitar 30-50 meter. Ia juga menjelaskan kondisi wilayah utara Riau relatif aman, sedangkan sejumlah titik panas masih terkonsentrasi di kawasan selatan.

Menanggapi laporan tersebut, Prabowo meminta Edy dan jajaran terkait segera turun ke lapangan untuk menangani titik-titik panas. Strategi tersebut menempatkan pencegahan sebagai langkah awal sebelum kondisi berkembang menjadi titik api.

Selain penanganan teknis, Prabowo meminta aparat memperkuat pencegahan pembakaran lahan secara sengaja. Edukasi kepada masyarakat hingga tingkat desa juga dinilai penting untuk mencegah munculnya sumber kebakaran baru.

“Kalau ada oknum atau manusia yang sengaja membakar untuk alasan apa pun, ya. Kasih penjelasan, edukasi ke semua unsur, di semua desa, beri penjelasan bahwa membakar lahan dilarang keras,” ucap Prabowo.

Langkah tersebut menunjukkan penanganan karhutla di Riau diarahkan tidak hanya pada pemadaman setelah kebakaran terjadi, tetapi juga deteksi dini, penyediaan sumber air, dan pencegahan di tingkat masyarakat. Pemerintah daerah diminta bergerak cepat agar ratusan titik panas yang masih terpantau tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar. []

Redaksi08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com