36 Personel Dit Samapta Kawal Aktivitas Pagi di Tanjung Selor

Sebanyak 36 personel Dit Samapta Polda Kaltara ditempatkan di sejumlah kawasan sekolah di Tanjung Selor untuk mengatur lalu lintas dan membantu pelajar menyeberang saat jam masuk sekolah.

TANJUNG SELOR – Aktivitas pelajar saat jam masuk sekolah menjadi perhatian Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) dengan menempatkan 36 personel Direktorat Samapta (Dit Samapta) di sejumlah titik yang rawan mengalami kepadatan lalu lintas, Selasa (15/09/2026) pagi.

Pengamanan tersebut difokuskan di sekitar sekolah dan ruas jalan yang menjadi jalur pergerakan masyarakat. Personel tidak hanya mengatur kendaraan, tetapi juga membantu pelajar menyeberang jalan guna mengurangi risiko kecelakaan di tengah meningkatnya aktivitas lalu lintas.

Sejumlah lokasi yang mendapat pengamanan antara lain Sekolah Dasar Negeri (SDN) 020 Tanjung Selor, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Tanjung Selor, dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Tanjung Selor.

Puluhan personel itu dikerahkan melalui kegiatan Strong Point pagi. Pola pengamanan dilakukan dengan menempatkan anggota di titik-titik yang berpotensi mengalami kepadatan ketika pelajar, guru, orang tua, dan pengguna jalan mulai beraktivitas.

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Kaltara Slamet Wahyudi mengatakan, pengamanan tersebut merupakan bagian dari pelayanan kepolisian untuk mencegah gangguan keamanan dan mengantisipasi risiko kecelakaan di sekitar kawasan pendidikan.

“Personel ditempatkan pada titik-titik yang memiliki potensi kepadatan, khususnya di sekitar sekolah saat jam masuk. Ini merupakan upaya preventif untuk menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat,” ujar Slamet, sebagaimana dilansir Kaltaraaktual, Selasa, (15/09/2026).

Menurut Slamet, keberadaan personel pada pagi hari juga menjadi langkah preventif untuk memastikan arus kendaraan tetap berjalan ketika volume lalu lintas meningkat. Kehadiran petugas sekaligus ditujukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar sekolah.

Kegiatan Strong Point juga menjadi sarana kehadiran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) secara langsung di tengah masyarakat. Pengaturan lalu lintas dilakukan selama periode aktivitas pagi untuk menjaga kondisi jalan tetap aman dan tertib.

Hingga kegiatan pengamanan berakhir, arus lalu lintas di sejumlah titik yang menjadi lokasi penempatan personel terpantau aman dan lancar. Tidak terdapat kejadian menonjol yang dilaporkan selama pelaksanaan pengamanan tersebut. []

Redaksi 03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com