gambar ilustrasi

Amukan Pria Murung Raya Berujung Maut, Warga Tewas Ditebas Sajam

MURUNG RAYA – Aksi kekerasan yang dipicu amukan seorang pria di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, berakhir tragis dengan jatuhnya korban jiwa. Seorang warga dilaporkan meninggal dunia setelah diserang menggunakan senjata tajam oleh pelaku, Jumat malam 16 Januari 2026. Peristiwa ini menimbulkan ketakutan warga dan memaksa aparat keamanan melakukan pengepungan selama berjam-jam.

Pelaku diketahui berinisial J (26), warga Desa Olong Siron, Kecamatan Tanah Siang. Setelah melakukan penyerangan, pelaku sempat mengamuk dan mengurung diri di dalam rumahnya hingga akhirnya diamankan aparat gabungan TNI dan Polri pada Sabtu pagi (17/01/2026).

Berdasarkan keterangan sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian, insiden bermula sejak sore hari sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, pelaku dilaporkan mulai bertingkah agresif di dalam rumahnya. Keluarga menyebut pelaku memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan kerap mengalami perubahan emosi secara tiba-tiba.

Ayah dan kakak pelaku bersama beberapa warga sempat berupaya menenangkan pelaku agar situasi tidak semakin memburuk. Namun, upaya tersebut justru berujung ancaman karena pelaku menunjukkan perilaku agresif dan melakukan kekerasan terhadap orang-orang di sekitarnya. Merasa keselamatan terancam, keluarga dan warga akhirnya memilih menjauh dan meninggalkan rumah pelaku. Pelaku kemudian mengunci diri dari dalam rumah.

Korban diketahui bernama Pahmi, yang merupakan pendatang dan telah berkeluarga dengan warga setempat. Sekitar pukul 21.00 WIB, korban melintas di depan rumah pelaku tanpa mengetahui kondisi berbahaya yang tengah terjadi. Diduga secara spontan, pelaku keluar dari rumah sambil membawa senjata tajam dan mengejar korban.

Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke arah sungai di belakang rumah pelaku. Namun nahas, pelaku berhasil menyusul korban dan melakukan penyerangan hingga korban mengalami luka serius dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Seorang warga yang melihat kondisi korban menyebutkan bahwa terdapat luka parah di bagian tubuh korban. “Yang terlihat jelas ada luka serius di bagian pinggang. Setelah itu korban langsung dievakuasi petugas,” ungkapnya.

Situasi mencekam membuat warga memilih bertahan di dalam rumah sepanjang malam. Baru pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB, aparat keamanan menemukan jasad korban di bantaran sungai dan langsung melakukan evakuasi ke fasilitas kesehatan.

Sekitar dua jam kemudian, aparat gabungan TNI-Polri melakukan pengepungan di rumah pelaku. Setelah dilakukan pendekatan, pelaku akhirnya berhasil diamankan tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan serta proses hukum lebih lanjut.

Kasus ini kini dalam penanganan kepolisian guna mengungkap secara menyeluruh motif serta kondisi kejiwaan pelaku saat kejadian berlangsung. []

Admin04

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com