KUTAI TIMUR – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur rawan Jalan Poros Bontang–Samarinda. Insiden ini berlangsung di Kilometer 10, RT 01, Desa Suka Damai, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur, pada Minggu malam (25/01/2026).
Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa nomor polisi dan mobil Daihatsu Grand Max Box putih biru bernomor polisi KT-8395-YV. Akibat benturan keras, seorang pelajar SMA mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Kasat Lantas Polres Kutai Timur, AKP Rezky Nur, mengungkapkan kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai Marwa (16), siswi kelas III SMA Teluk Pandan, melaju dari arah Bontang menuju Samarinda.
Menurut Rezky, kondisi jalan di lokasi kejadian menurun dan rusak di sisi kiri, sehingga pengendara motor mengambil jalur kanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil Grand Max yang dikemudikan Haris (33).
“Pengemudi mobil sudah memberi tanda dengan lampu dim agar sepeda motor memperhatikan arah lajur. Namun motor tetap melaju dan benturan tidak bisa dihindari,” ujar AKP Rezky Nur saat dikonfirmasi, Minggu (25/01/2026) malam.
Benturan tersebut mengakibatkan korban mengalami luka sobek di pelipis mata kiri, patah tulang paha kiri, serta patah tulang kering pada kaki kiri. Korban segera dievakuasi ke RSUD Bontang untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Sementara itu, pengemudi mobil dilaporkan selamat tanpa luka.
AKP Rezky Nur menambahkan, saat kejadian arus lalu lintas terpantau dalam kondisi sedang, cuaca cerah, namun ruas jalan belum dilengkapi marka tengah dan rambu lalu lintas yang memadai.
“Tidak ada korban meninggal dunia. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar tujuh juta rupiah,” jelasnya.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, sepeda motor Honda Beat mengalami kerusakan parah pada bodi kiri dan kanan, segitiga bengkok, serta spion pecah. Sementara mobil Grand Max mengalami kerusakan pada bagian bumper kiri ringsek, lampu kiri pecah, dan sein kiri rusak.
Petugas Satlantas Polres Kutai Timur telah mengamankan barang bukti, mendata saksi dan korban, serta melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Menutup keterangannya, AKP Rezky Nur mengingatkan para pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalan rusak dan menurun.
“Kami mengimbau pengendara agar disiplin berlalu lintas, tetap berada di lajur masing-masing, dan selalu mengutamakan keselamatan,” pungkasnya. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan