Pemkab PPU Matangkan Pra-Musrenbang Tematik Stunting

PENAJAM PASER UTARA – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Sekretariat Daerah menggelar Rapat Persiapan Pra-Musrenbang Tematik Stunting di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten PPU, Kamis (05/02/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat perencanaan serta koordinasi lintas sektor guna mempercepat penurunan angka stunting di wilayah tersebut.

Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten PPU, Tohar, serta diikuti oleh perangkat daerah terkait yang memiliki peran dalam percepatan penanganan stunting. Kehadiran berbagai unsur perangkat daerah diharapkan mampu menghasilkan kesepahaman bersama terkait langkah intervensi yang akan dilakukan, sekaligus memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Dalam arahannya, Sekda PPU Tohar menegaskan pentingnya penyamaan persepsi seluruh pihak agar pelaksanaan program penanganan stunting berjalan linear, terarah, dan sesuai target. Penegasan tersebut dinilai penting mengingat penurunan stunting membutuhkan kerja terpadu, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program di lapangan.

Hal ini terutama untuk menindaklanjuti berbagai permasalahan pada Aksi Bina Bangda yang menjadi salah satu indikator penilaian sekaligus bahan analisis situasi percepatan penurunan stunting. Pemerintah daerah memandang bahwa optimalisasi tindak lanjut terhadap indikator tersebut akan sangat menentukan keberhasilan intervensi yang dilakukan secara menyeluruh.

“Rapat ini penting untuk menyamakan persepsi agar seluruh perangkat daerah dapat bergerak searah dalam menyelesaikan permasalahan Aksi Bina Bangda, khususnya terkait stunting,” ujar Tohar.

Dalam rapat tersebut dibahas bahwa pengisian aplikasi Aksi Bina Bangda telah ditutup. Oleh karena itu, diperlukan strategi alternatif dengan memanfaatkan matriks yang tersedia sebagai dasar tindak lanjut program. Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga kesinambungan perencanaan serta memastikan intervensi tetap berjalan meskipun tahapan administratif telah berakhir.

Selain itu, rapat juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor serta optimalisasi sumber daya manusia untuk mendukung percepatan penanganan stunting. Sinergi antarlembaga dinilai menjadi kunci keberhasilan, mengingat persoalan stunting tidak hanya berkaitan dengan sektor kesehatan, tetapi juga menyentuh aspek sosial, ekonomi, sanitasi, hingga pola asuh keluarga.

Sekda Tohar menegaskan bahwa camat tidak terlibat dalam penyusunan program teknis, namun memiliki peran penting dalam menjalankan instruksi, melakukan imbauan kepada masyarakat, serta mengoordinasikan pelaksanaan program di tingkat kecamatan. Peran koordinatif tersebut diharapkan mampu mempercepat implementasi kebijakan di lapangan.

Sementara itu, pada level kabupaten, seluruh pihak diminta memperkuat koordinasi dengan instansi teknis sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. Penguatan koordinasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan setiap intervensi berjalan selaras dengan rencana aksi daerah percepatan penurunan stunting.

Melalui rapat persiapan ini, Pemerintah Kabupaten PPU berharap sinergi dan komitmen bersama semakin kuat dalam mendukung percepatan penurunan stunting, sekaligus meningkatkan efektivitas perencanaan intervensi di daerah. Upaya tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan anak serta pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan di Kabupaten Penajam Paser Utara. []

Penulis: Subur Priono | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com