Kebakaran mess perusahaan kelapa sawit di Panorama, Kutim, menghanguskan bangunan dan satu mobil, namun seluruh penghuni berhasil selamat.
KUTAI TIMUR – Kebakaran melanda sebuah bangunan yang difungsikan sebagai mess perusahaan kelapa sawit di kawasan Panorama, Sangatta Baru, Desa Swargabara, Selasa (17/03/2026) pagi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.30 Wita itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun menghanguskan bangunan serta satu unit mobil yang terparkir di lokasi kejadian.
Kebakaran tersebut berdampak pada satu kepala keluarga yang terdiri dari empat jiwa, yakni satu laki-laki dan tiga perempuan. Seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar sehingga tidak ada korban luka maupun meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Informasi awal mengenai kebakaran juga disampaikan salah satu warga, Bangden, melalui siaran langsung di media sosial. Ia menyebut api melanda mess perusahaan kelapa sawit di kawasan Panorama.
“Info terkini, telah terjadi kebakaran di Panorama, lokasi mess perusahaan kelapa sawit. Barusan sudah dijinakkan oleh tim pemadam kebakaran Kabupaten Kutai Timur,” ujarnya.
Kepala Seksi (Kasi) Pemadaman, Pengendali Operasi, dan Komunikasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kutim, Eko Purnomo, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan armada setelah menerima laporan warga.
“Tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas ke bangunan lain,” ujar Eko.
Dalam proses pemadaman, tim gabungan mengerahkan sejumlah armada, terdiri dari dua unit mobil pemadam dan satu unit suplai dari Disdamkartan Kutim sektor pendidikan dan Sangatta Utara, dua unit mobil pemadam dan dua unit suplai dari PT Kaltim Prima Coal (KPC), serta satu unit armada dari Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kutim.
Penanganan kebakaran turut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Taruna Siaga Bencana (Tagana), Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sangatta, Public Safety Center 119 (PSC 119), serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kutim yang menyiagakan satu unit ambulans di lokasi.
Petugas asesmen PMI Kutim, Muh Alibin Abi Thalib, memastikan kondisi di lokasi telah aman dan terkendali setelah proses pemadaman dilakukan.
“Situasi sudah aman dan terkendali setelah proses pemadaman dilakukan oleh tim gabungan,” katanya.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Masyarakat di sekitar lokasi diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman dan area hunian pekerja. []
Penulis: Butsainah Yusri | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan