Wagub Kaltara Ingkong Ala meninjau langsung infrastruktur di wilayah perbatasan Malinau dan menekankan pentingnya perbaikan untuk mendukung aktivitas masyarakat.
MALINAU – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, menegaskan pentingnya percepatan perbaikan infrastruktur di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia guna menjamin kelancaran aktivitas masyarakat serta mendukung konektivitas kawasan, Selasa (25/03/2026).
Penegasan tersebut disampaikan saat Wagub Kaltara melakukan monitoring dan evaluasi (monitoring and evaluation/monev) langsung di Kecamatan Kayan Selatan dan Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau, dengan fokus pada fasilitas infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, hingga layanan kesehatan.
“Infrastruktur perbatasan harus diperbaiki agar masyarakat bisa beraktivitas dengan aman,” ujar Ingkong, sebagaimana dilansir Antara, Selasa, (25/03/2026).
Dalam peninjauan di Jembatan Long Ampung, Wagub Kaltara menyoroti kondisi infrastruktur yang dinilai sudah memprihatinkan karena belum mengalami peremajaan sejak dibangun pada 2008. Jembatan tersebut merupakan akses vital masyarakat, termasuk jalur menuju bandara.
“Ini cukup mengkhawatirkan karena menjadi akses utama masyarakat menuju bandara. Kondisi jalannya sudah berlubang dan bagian jembatan juga berisiko,” ungkapnya.
Selain itu, rombongan juga meninjau Rumah Sakit Kelas D Pratama Long Ampung yang ditemukan mengalami sejumlah kerusakan, terutama pada bagian plafon akibat rembesan air. Kondisi ini dinilai menghambat optimalisasi pelayanan kesehatan di wilayah perbatasan.
“Beberapa plafon rusak, padahal ada beberapa bagian gedung baru yang belum digunakan. Ini perlu menjadi perhatian, termasuk tanggung jawab kontraktor,” jelas Ingkong.
Peninjauan dilanjutkan ke Jembatan Nawang yang menghubungkan Kecamatan Kayan Hulu dan Kayan Selatan. Infrastruktur tersebut juga dinilai membutuhkan perhatian serius meskipun telah dibangun sejak 2006.
Kunjungan ini juga menjadi bagian dari persiapan agenda lawatan muhibah rombongan Timbalan Menteri Digital Malaysia Sarawak yang dijadwalkan berlangsung pada 25–26 Maret 2026 di Desa Long Nawang, Kecamatan Kayan Hulu.
Dalam kegiatan tersebut, Wagub Kaltara didampingi Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kaltara Bustan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kaltara Bertius, serta Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kaltara Ferdy Manurun Tanduklangi.
Langkah ini diharapkan mampu mempercepat perbaikan infrastruktur di wilayah perbatasan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan konektivitas antarwilayah di Kaltara. []
Penulis: Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan