Kebakaran rumah di Desa Batu Balian diduga dipicu korsleting listrik dari handphone yang sedang di-charge, dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
BANJAR – Dugaan korsleting listrik dari handphone yang sedang di-charge saat malam hari memicu kebakaran rumah warga di Desa Batu Balian, Kecamatan Simpang Empat, yang menghanguskan satu unit rumah dan menyebabkan kerugian ratusan juta rupiah, Jumat (27/03/2026) malam.
Peristiwa tersebut terjadi ketika sebagian besar warga tengah beristirahat. Api dengan cepat membesar dari dalam rumah milik Asmawati yang dihuni satu kepala keluarga (KK) dengan dua jiwa, sehingga mengakibatkan bangunan mengalami kerusakan berat.
Kepala Seksi (Kasi) Sarana dan Prasarana Informasi serta Pengolahan Data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Banjar, Rudi Muzzakir, menjelaskan kebakaran berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
“Kronologi, awal mula api berasal dari handphone yang sedang ber-charge di kasur, Dugaan penyebab, konsleting listrik,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Banjarmasinpost, Jumat (27/03/2026).
Ia menyebutkan, proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar 30 menit dengan melibatkan petugas pemadam kebakaran dan relawan yang bergerak cepat ke lokasi kejadian.
Respons cepat tersebut dinilai krusial dalam mencegah kebakaran meluas ke permukiman padat di sekitar RT 1 Desa Batu Balian, yang berpotensi menimbulkan dampak lebih besar.
Berdasarkan rekaman video amatir warga, kobaran api terlihat cukup besar dengan warna merah menyala dari dalam bangunan sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas.
Peristiwa kebakaran ini sempat membuat panik warga sekitar yang berusaha membantu proses evakuasi serta mengamankan lingkungan sekitar dari potensi penyebaran api.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, meskipun tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan perangkat elektronik, khususnya saat pengisian daya di malam hari, guna mencegah risiko kebakaran serupa di kemudian hari. []
Redaksi4
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan