DLH Nunukan mengajak masyarakat mematikan peralatan elektronik selama satu jam dalam gerakan Earth Hour untuk mendukung penghematan energi dan pelestarian lingkungan.
NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengajak masyarakat berpartisipasi dalam gerakan global Earth Hour sebagai upaya meningkatkan kesadaran penghematan energi dan perlindungan lingkungan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nunukan, Meinstar Tololiu, menyampaikan bahwa aksi tersebut dilaksanakan pada Sabtu (28/03/2026) pukul 20.30 hingga 21.30 WITA, dengan mengimbau masyarakat mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan selama 60 menit.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Nunukan untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan global Earth Hour dengan mematikan peralatan elektronik yang tidak terpakai selama 60 menit,” ujarnya, sebagaimana dilansir SIMP4TIK, Sabtu, (28/03/2026).
Menurutnya, langkah sederhana tersebut dapat memberikan dampak nyata dalam mengurangi konsumsi energi serta menekan laju pemanasan global.
“Dengan 60 menit saja, kita sudah bisa menghemat energi dan turut menyelamatkan bumi kita dari dampak pemanasan global,” lanjutnya.
Ia menegaskan bahwa pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara berkelanjutan oleh seluruh elemen masyarakat.
“Mari kita jaga dan rawat bumi kita bersama-sama, beri ruang bagi bumi untuk pulih, aksi kecil kita, satu jam untuk bumi, sangat berarti bagi masa depan,” tutupnya.
Ajakan tersebut juga disampaikan melalui video sosialisasi yang diunggah pada akun Instagram resmi DLH Nunukan sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.
Melalui partisipasi aktif dalam gerakan ini, diharapkan kesadaran publik terhadap pentingnya efisiensi energi dan kepedulian terhadap lingkungan semakin meningkat, khususnya dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global. []
Penulis: Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan