Kemlu RI memastikan seluruh jemaah haji Indonesia selamat setelah kecelakaan bus di Jabal Magnet dan langsung melakukan penanganan melalui KJRI Jeddah.
JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia (RI) bergerak cepat menangani kecelakaan lalu lintas yang menimpa rombongan Jemaah Haji Indonesia (JHI) di Jabal Magnet, Madinah, Arab Saudi, dengan memastikan seluruh korban selamat tanpa adanya korban jiwa.
Insiden tersebut terjadi pada Selasa (28/4/2026) saat bus yang membawa jemaah dari kelompok terbang (kloter) SUB-2 dan JKS-1 dalam perjalanan pulang setelah mengikuti kegiatan ziarah dan wisata kota (city tour).
Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kemlu RI, Heni Hamidah, mengatakan penanganan langsung dilakukan oleh perwakilan pemerintah di Arab Saudi guna memastikan keselamatan dan kondisi para jemaah.
“Kementerian Luar Negeri RI melalui Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah tengah menangani kasus kecelakaan lalu lintas yang dialami kelompok Jemaah Haji Indonesia (JHI) pada 28 April 2026 di Arab Saudi,” ujar Heni, sebagaimana dilansir Kompas, Rabu (29/04/2026).
Dalam kejadian tersebut, bus mengalami kecelakaan di kawasan Jabal Magnet yang dikenal sebagai salah satu lokasi tujuan ziarah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini tetap menjadi perhatian karena melibatkan jemaah dalam rangkaian ibadah haji.
Kemlu RI bersama KJRI Jeddah berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memastikan penanganan medis dan keselamatan seluruh jemaah berjalan optimal, serta memantau perkembangan kondisi korban pascakejadian.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan transportasi dalam kegiatan jemaah di luar negeri, terutama pada agenda perjalanan tambahan di luar rangkaian ibadah utama.
Ke depan, penguatan pengawasan dan standar keselamatan diharapkan dapat semakin ditingkatkan guna menjamin keamanan jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. []
Redaksi1
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan