Proyek Sekolah Rakyat di DKI Jakarta terus dipercepat dengan progres lebih dari 40 persen dan target penyelesaian pada Juni 2026.
JAKARTA – PT Hutama Karya (Persero) mengebut penyelesaian Proyek Sekolah Rakyat di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta dengan progres fisik telah melampaui 40 persen dan ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebagai bagian dari dukungan terhadap pemerataan akses pendidikan nasional.
Percepatan proyek tersebut mendapat pengawalan langsung dari jajaran direksi perusahaan melalui kunjungan lapangan yang dilakukan Direktur Operasi II Mardiansyah dan Direktur Manajemen Risiko Fatma Dewi Setyowati pada Minggu (03/05/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan pekerjaan berjalan sesuai standar mutu, ketepatan waktu, serta keselamatan dan kesehatan kerja.
Dalam kegiatan tersebut, manajemen menerima pemaparan perkembangan proyek sekaligus meninjau langsung sejumlah titik konstruksi guna mengevaluasi progres pekerjaan serta mengidentifikasi kendala di lapangan. Peninjauan dilakukan pada berbagai bangunan utama yang tengah dikerjakan.
Adapun lingkup pembangunan mencakup delapan fasilitas utama, yakni rumah susun (rusun) guru, gedung sekolah, asrama sekolah dasar (SD) dan kantin serbaguna, asrama sekolah menengah pertama/sekolah menengah atas (SMP/SMA) putri, bangunan utilitas mechanical, electrical, and plumbing (MEP), asrama SMP/SMA putra, masjid, serta penataan kawasan dan landscape. Saat ini, pekerjaan yang berlangsung meliputi struktur dan arsitektur bangunan, pemasangan dinding dan tahap awal finishing, instalasi MEP, pembangunan utilitas kawasan, hingga penataan area luar proyek.
Untuk mengejar target penyelesaian, pekerjaan konstruksi dilakukan secara berkelanjutan dengan skema tiga shift dari pagi hingga pagi. Perusahaan juga memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan agar percepatan proyek tetap selaras dengan standar kualitas dan aspek keselamatan kerja.
Pelaksana Tugas (Plt) Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menegaskan bahwa pengawalan langsung dari direksi menjadi bagian penting dalam memastikan proyek berjalan sesuai rencana. “Melalui kunjungan ini, Hutama Karya menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pembangunan Sekolah Rakyat DKI Jakarta. Kami optimistis proyek ini dapat memberikan manfaat nyata sebagai sarana pendidikan yang layak, berkualitas, dan inklusif bagi masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap agenda pembangunan nasional di sektor pendidikan,” tutup Hamdani, sebagaimana dilansir Berau Terkini, Minggu (03/05/2026).
Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif strategis pemerintah untuk menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih merata, inklusif, dan berkelanjutan bagi masyarakat. Keberadaan proyek ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas akses pendidikan bagi kelompok yang membutuhkan di wilayah perkotaan. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan