Pelantikan 82 pengurus KONI Kubar masa bakti 2025–2029 diarahkan menjadi momentum memperkuat pembinaan atlet muda menjelang Porprov Kaltim 2026.
KUTAI BARAT – Pelantikan 82 pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) masa bakti 2025–2029 menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan atlet usia dini menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) pada November 2026. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubar mendorong kepengurusan baru segera menyusun program kerja konkret agar prestasi olahraga daerah lebih terarah dan berkelanjutan.
Pelantikan pengurus KONI Kubar berlangsung di Luuq Melayu, Taman Budaya Sendawar (TBS), Selasa (12/05/2026). Sebanyak 82 pengurus dilantik oleh Ketua Umum (Ketum) KONI Kaltim Rusdiansyah Aras, sebagaimana dilansir Kominfokubar, Selasa, (12/05/2026).
Dalam sambutan Bupati Kubar yang dibacakan Kepala Dinas (Kadis) Pemuda dan Olahraga Kubar Laden Gamas, Pemkab Kubar menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus KONI Kubar yang baru dilantik.
“Semoga amanah dan kepercayaan yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, semangat pengabdian serta komitmen untuk memajukan dunia olahraga di Kabupaten Kutai Barat,” ucapnya.
Pemkab Kubar menilai tema kegiatan “Kompak Bersinergi Gemilang Meraih Prestasi” relevan dengan tantangan dunia olahraga saat ini. Kekompakan antarcabang olahraga serta sinergi antara pemerintah daerah, KONI, pelatih, atlet, dunia usaha, dan masyarakat dinilai menjadi kunci membangun prestasi olahraga Kubar.
Dorongan itu sejalan dengan upaya Pemkab Kubar dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Olahraga tidak hanya dipandang sebagai arena kompetisi, tetapi juga sarana membentuk karakter generasi muda yang disiplin, sehat, tangguh, dan berprestasi.
Kubar juga tengah bersiap menghadapi berbagai agenda olahraga tingkat provinsi, termasuk Porprov Kaltim yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026. Karena itu, kepengurusan baru KONI Kubar diharapkan segera memprioritaskan pembinaan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih, penguatan organisasi cabang olahraga, serta peningkatan prestasi atlet secara berkelanjutan.
“Jangan lagi ada perpecahan ataupun kepentingan kelompok yang dapat menghambat kemajuan olahraga daerah. Jadikan momentum pelantikan ini sebagai awal kebangkitan olahraga Kutai Barat menuju prestasi yang lebih gemilang,” ucapnya.
Pemkab Kubar juga menegaskan komitmennya untuk mendukung pembinaan olahraga sesuai kemampuan daerah. Namun, KONI Kubar diminta menghadirkan inovasi, tata kelola organisasi yang baik, transparan, dan profesional agar kepercayaan masyarakat terhadap dunia olahraga semakin meningkat.
“Mari bersama-sama membangun iklim olahraga yang kondusif demi mewujudkan Kutai Barat yang gemilang dalam prestasi olahraga serta mampu mencetak atlet-atlet yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Ketum KONI Kaltim Rusdiansyah Aras mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus KONI Kubar masa bakti 2025–2029. Ia berharap kepengurusan baru itu menjadi awal untuk membawa Kubar sebagai salah satu daerah terbaik di bidang olahraga di Kaltim.
“Selamat kepada seluruh pengurus KONI Kabupaten Kutai Barat masa bakti 2025–2029. Semoga kepengurusan ini mampu membawa prestasi olahraga Kutai Barat semakin maju dan berdaya saing,” katanya.
Rusdiansyah juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Kubar atas dukungan dan perhatian terhadap kemajuan olahraga di daerah.
Ketua KONI Kubar Alsiyus menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Kubar atas dukungan terhadap perkembangan olahraga daerah. Ia menegaskan, fokus kepengurusan KONI Kubar masa bakti 2025–2029 adalah membangun organisasi profesional yang bertumpu pada pembinaan usia dini secara berkelanjutan.
“Kami akan menitikberatkan pada tata kelola organisasi yang profesional serta memastikan talenta muda dari seluruh kampung di Kabupaten Kutai Barat mendapatkan pembinaan berkelanjutan agar mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional hingga internasional,” ungkapnya.
Menurut Alsiyus, pembinaan olahraga harus menjangkau hingga kampung-kampung. Karena itu, dukungan pemerintah daerah, cabang olahraga, pelatih, atlet, dunia usaha, dan masyarakat menjadi modal penting untuk membangun olahraga di Tanaa Purai Ngeriman agar lebih kompetitif pada masa mendatang. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan