Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,8 mengguncang Laut Maluku dan dirasakan di wilayah Maluku Utara serta Sulawesi Utara tanpa laporan kerusakan besar.
TERNATE – Guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,8 yang berpusat di wilayah Laut Maluku pada Jumat (22/5/2026) memicu getaran yang dirasakan di sejumlah daerah di Provinsi Maluku Utara (Malut) dan Sulawesi Utara (Sulut). Meski sempat menimbulkan kepanikan warga, hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait kerusakan maupun korban jiwa.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa pusat gempa berada di laut dengan kedalaman tertentu yang membuat getaran terasa hingga ke beberapa wilayah pesisir. Informasi ini sebagaimana diberitakan Antara, Jumat (22/05/2026).
Getaran gempa dirasakan oleh masyarakat di beberapa titik permukiman, terutama di wilayah yang berada dekat garis pantai. Sejumlah warga dilaporkan sempat keluar rumah untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.
Meski demikian, belum ada peringatan tsunami yang dikeluarkan oleh otoritas terkait pascagempa tersebut. BMKG juga masih melakukan pemantauan lanjutan untuk memastikan perkembangan aktivitas seismik di kawasan Laut Maluku.
Pemerintah daerah di wilayah Malut dan Sulut mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Warga juga diminta tetap waspada terhadap potensi gempa susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di sebagian besar wilayah terdampak dilaporkan relatif kondusif meski masyarakat masih merasakan kekhawatiran akibat guncangan yang terjadi. []
Redaksi1
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan