ilustrasi

Ular Kobra 1,5 Meter Gegerkan Warga Kampung Baru Sebatik Timur

Seekor ular kobra sepanjang 1,5 meter ditemukan di atas sajadah ruang salat warga Sebatik Timur dan berhasil dievakuasi petugas Damkar tanpa korban.

NUNUKAN – Respons cepat petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Sebatik Timur membantu Agussalim, warga Jalan Pesantren Kampung Baru, Rukun Tetangga (RT) 12, Desa Bukit Aru Indah, Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, setelah seekor ular kobra sepanjang 1,5 meter ditemukan berada di atas sajadah ruang salat rumahnya, Sabtu (20/06/2026) pagi.

Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 06.29 Waktu Indonesia Tengah (Wita), sebagaimana diberitakan Simp4tik, Sabtu (20/06/2026). Agussalim langsung menghubungi petugas Damkar setelah mengetahui keberadaan ular berbisa tersebut di dalam rumah.

Ular kobra itu pertama kali diketahui saat Agussalim masuk ke ruang salat untuk menunaikan salat Subuh. Ketika lampu dinyalakan, ia terkejut melihat ular berada di atas sajadah.

Dalam kondisi panik, Agussalim tetap berupaya mengamankan situasi. Ia secara perlahan melipat sajadah untuk membungkus tubuh ular, lalu menutupnya menggunakan ember besar agar ular tidak lepas dan membahayakan penghuni rumah.

Setelah menerima laporan, petugas penyelamatan Damkar Sektor Sebatik Timur yang sedang piket siaga langsung bergerak ke lokasi. Mereka membawa sejumlah peralatan evakuasi, seperti stik ular, senter, helm, dan alat pendukung lainnya.

Setiba di lokasi, petugas langsung menuju ruang salat sesuai laporan warga. Ular kobra tersebut masih berada di bawah ember bersama sajadah yang digunakan Agussalim untuk menjebaknya.

Petugas kemudian membuka ember secara hati-hati dan menyibak sajadah. Ular berbisa itu berhasil ditangkap dan diamankan menggunakan stik ular tanpa menimbulkan korban.

Agussalim menduga ular kobra tersebut masuk ke rumah melalui celah yang terbuka pada malam hari hingga akhirnya berada di ruang salat. Beruntung, keberadaan ular diketahui sebelum salat dilaksanakan.

Petugas Damkar Sektor Sebatik Timur mengingatkan warga agar menutup celah yang memungkinkan ular masuk ke rumah. Warga juga diminta rutin menjaga kebersihan lingkungan, memangkas area yang rimbun, serta memastikan tidak ada sumber makanan ular, seperti tikus, di sekitar rumah. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com