Hadapi Era IKN, Pemuda Hidayatullah Kaltim Konsolidasikan Kader

Kader Pemuda Hidayatullah dari 10 kabupaten/kota di Kaltim berkonsolidasi untuk memperkuat kepemimpinan, moralitas, dan kesiapan generasi muda menghadapi pembangunan IKN.

BONTANG – Pemuda Hidayatullah Kalimantan Timur (Kaltim) mengonsolidasikan kader dari 10 kabupaten/kota untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan, moralitas, dan intelektualitas generasi muda dalam menghadapi bonus demografi serta peluang pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Konsolidasi tersebut dilakukan melalui Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Pemuda Hidayatullah Kaltim di Aula Gedung Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Kota Bontang, Senin (22/06/2026). Kegiatan mengusung tema “Kolaborasi Anak Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”.

Rakerwil dibuka Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Kota Bontang Anwar Sadat yang hadir mewakili Wali Kota Bontang. Kegiatan itu juga dihadiri Ketua Umum (Ketum) Pemuda Hidayatullah Kaltim sekaligus Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Kaltim Hizbullah Abdullah Said, jajaran pengurus, dan perwakilan kader dari sejumlah daerah.

Dalam arahannya, sebagaimana diwartakan Ppid Setda, Senin, (22/06/2026), Anwar menilai Rakerwil menjadi forum strategis untuk memperkuat organisasi, mempererat persaudaraan antarkader, dan menyusun program kepemudaan yang relevan dengan target Indonesia Emas 2045.

Menurut Anwar, bonus demografi harus dimanfaatkan melalui peningkatan kualitas generasi muda yang berakhlak, berintegritas, kompeten, dan memiliki kemampuan memimpin. Tanpa pembinaan yang terarah, besarnya jumlah penduduk usia produktif dinilai belum tentu memberikan dampak optimal terhadap pembangunan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, lanjutnya, berkomitmen mendukung pembangunan kepemudaan melalui program dan regulasi yang mencakup pembinaan, pemberdayaan, pengembangan kapasitas, peningkatan partisipasi, serta perlindungan generasi muda.

Organisasi kepemudaan juga didorong lebih aktif memberikan masukan terhadap kebijakan daerah. Selain itu, keluarga dan lingkungan dinilai memiliki peranan penting dalam membentuk karakter pemuda agar mampu menghadapi perubahan sosial dan persaingan global.

Ketua Panitia yang mewakili Pengurus Daerah Pemuda Hidayatullah Kaltim menyampaikan bahwa Rakerwil menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus mempererat silaturahmi kader dari 10 kabupaten/kota di Kaltim.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemkot Bontang dan Dispoparekraf Bontang terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, pembangunan IKN merupakan peluang sekaligus tantangan besar yang membutuhkan sinergi dan kolaborasi antarelemen pemuda.

Ketua DPW Hidayatullah Kaltim Hizbullah Abdullah Said mengajak seluruh kader memperkuat spiritualitas, moralitas, dan kapasitas intelektual. Ketiga aspek tersebut dinilai penting agar pemuda mampu merespons perubahan global, termasuk potensi konflik dan krisis kemanusiaan.

Melalui penyusunan program kerja yang terarah, Rakerwil diharapkan tidak berhenti sebagai agenda konsolidasi internal, tetapi menghasilkan kegiatan nyata yang memperkuat kontribusi pemuda terhadap pembangunan daerah, menyambut perkembangan IKN, dan menyiapkan generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com