Seorang pengendara motor berusia 76 tahun mengalami luka setelah terlibat tabrakan dengan mobil di depan SPBU Pusat Parindu, Sanggau.
SANGGAU – Keselamatan pengguna jalan di kawasan ramai aktivitas warga kembali menjadi perhatian setelah seorang pengendara sepeda motor berusia 76 tahun mengalami luka dalam kecelakaan lalu lintas di depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pusat Parindu, Jalan Raya Bodok–Sanggau, Desa Pusat Damai, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau (Sgu), Minggu (28/06/2026) sekitar pukul 09.30 Waktu Indonesia Barat (WIB).
Kecelakaan itu melibatkan sepeda motor Yamaha Jupiter Z1 bernomor polisi KB 3324 UZ yang dikendarai BA, warga Dusun Sengoret, Desa Maringin Jaya, Sgu, dan mobil Daihatsu Sigra bernomor polisi KB 1481 WQ yang dikemudikan MU, warga Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak.
Peristiwa tersebut ditangani cepat oleh personel Kepolisian Sektor (Polsek) Parindu setelah menerima laporan warga. Petugas piket penjagaan Polsek Parindu langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, mengamankan kendaraan, serta mendata saksi dan pihak yang terlibat, sebagaimana diberitakan Humas Res Sgu, Minggu (28/06/2026).
Berdasarkan keterangan saksi, kecelakaan bermula saat mobil Daihatsu Sigra melaju dari arah Sanggau menuju Bodok. Ketika melintas di depan SPBU Pusat Parindu, sepeda motor Yamaha Jupiter Z1 dari arah berlawanan diduga berbelok ke arah SPBU. Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari.
Akibat kejadian itu, BA mengalami luka robek di bagian kepala dan luka robek pada pergelangan telapak kaki kiri. Korban kemudian dibawa personel Polsek Parindu ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Parindu untuk mendapatkan penanganan medis.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Parindu Sutono mengatakan, langkah cepat personel di lapangan dilakukan untuk memastikan korban segera mendapat pertolongan dan situasi di lokasi tetap aman.
“Kami mengutamakan keselamatan korban dengan segera melakukan evakuasi dan memberikan penanganan awal di lokasi. Saat ini, seluruh fakta kejadian masih didalami melalui pemeriksaan saksi, pengumpulan barang bukti, serta olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan,” katanya.
Sutono mengimbau pengguna jalan lebih berhati-hati, terutama saat melintas di kawasan ramai aktivitas warga, persimpangan, maupun akses keluar masuk fasilitas umum. Ia juga mengingatkan pengendara agar mematuhi aturan lalu lintas, mengurangi kecepatan, dan memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan demi menekan risiko kecelakaan. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan