Petugas pemadam kebakaran Sektor Sebatik Barat menggelar latihan basah untuk menguji kesiapan personel, armada, dan peralatan dalam menghadapi kebakaran bangunan.
NUNUKAN – Petugas pemadam kebakaran Sektor Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan (Nunukan), Kalimantan Utara (Kaltara), menggelar latihan basah simulasi pemadaman kebakaran untuk menguji kesiapsiagaan personel dan kelayakan peralatan saat menghadapi kondisi darurat.
Latihan tersebut berlangsung di lapangan terbuka Pos Sektor Sebatik Barat, Minggu (28/06/2026) sore. Seluruh personel yang bertugas piket dilibatkan dalam skenario penanganan kebakaran struktur bangunan, mulai dari penyiapan armada hingga evakuasi korban.
Dalam simulasi itu, petugas mempraktikkan pembentangan selang, penyemprotan air, pengaturan posisi pemadaman, serta teknik penyelamatan. Penggunaan air secara langsung membuat latihan mendekati kondisi kebakaran sebenarnya, sebagaimana dilansir Simp4tik, Minggu (28/06/2026).
Komandan Pleton (Danton) Basir mengatakan, latihan basah menjadi bagian penting untuk menjaga kesiapsiagaan petugas di lapangan. Menurutnya, latihan rutin membantu personel tetap siap secara fisik, mental, teknis, serta membiasakan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) saat terjadi kebakaran.
“Kedua, menguji kelayakan peralatan, melalui latihan basah, pompa, selang, nozel, dan armada dicek langsung fungsinya. Jika ada kerusakan bisa segera ditangani sebelum dipakai saat kebakaran,” jelas komandan Basir.
Basir menambahkan, pemadaman kebakaran membutuhkan koordinasi cepat antara komandan regu, operator pompa, pemegang selang, dan tim evakuasi. Karena itu, simulasi juga diarahkan untuk memperkuat komunikasi, pembagian tugas, dan kekompakan tim.
Selain itu, latihan tersebut digunakan untuk mengasah teknik dan taktik pemadaman. Petugas berlatih mengatur debit air, sudut semprot, dan posisi aman agar proses pemadaman dapat dilakukan lebih efektif dengan risiko minimal bagi personel maupun warga.
“Simulasi kebakaran ini juga sebagai edukasi ke masyarakat, keberadaan latihan di ruang terbuka juga menjadi pengingat warga Sebatik Barat tentang pentingnya pencegahan kebakaran dan jalur evakuasi,” ujar danton Basir mengakhiri.
Melalui latihan rutin tersebut, petugas pemadam kebakaran Sektor Sebatik Barat diharapkan semakin siap merespons kejadian darurat, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan kebakaran di lingkungan masing-masing. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan