Simulasi menjadi instrumen evaluasi untuk memetakan kekuatan, membenahi kekurangan, serta mematangkan kesiapan mental dan teknis kafilah Kubu Raya menjelang MTQ XXXIV Kalbar.
KUBU RAYA – Kafilah Kabupaten Kubu Raya menjalani evaluasi menyeluruh melalui simulasi atau try out untuk memetakan kekuatan, mengidentifikasi kekurangan, serta mematangkan kesiapan mental dan teknis sebelum berlaga pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) di Kabupaten Kayong Utara pada Agustus 2026.
Sebagaimana dilansir Prokopim Kubu Raya, Jumat, (24/07/2026), simulasi yang berlangsung di Aula Bank Kalbar Kubu Raya itu dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kubu Raya sekaligus Ketua Umum (Ketum) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kubu Raya Yusran Anizam.
Yusran mengapresiasi keterlibatan pengurus, panitia, pelatih, pembina, dan seluruh pihak yang mempersiapkan kegiatan tersebut sebagai bagian dari tahapan menuju MTQ XXXIV Kalbar.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kubu Raya sekaligus Ketua Umum LPTQ Kubu Raya, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus, panitia, pelatih, pembina, dan semua pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan try out ini dapat terlaksana dengan baik,” ucap Yusran Anizam.
Menurut Yusran, simulasi tidak sekadar menjadi latihan rutin, tetapi digunakan untuk mengukur perkembangan peserta setelah mengikuti rangkaian pembinaan. Hasil penilaian tersebut akan menjadi dasar pemantapan kemampuan sebelum kafilah diberangkatkan ke Kayong Utara.
“Try out ini bukan sekadar simulasi atau latihan biasa. Ini adalah peta ukur sekaligus peta kekuatan kita. Melalui kegiatan ini, kita dapat melihat sejauh mana perkembangan hasil pembinaan yang telah dilakukan, sekaligus menjadi ajang pemantapan mental, kualitas, dan kesiapan teknis para peserta sebelum tampil di arena MTQ XXXIV tingkat Provinsi Kalimantan Barat,” katanya.
Evaluasi selama simulasi juga diarahkan untuk menemukan aspek yang masih perlu diperbaiki. Yusran menilai pembenahan harus dilakukan secara cepat dan terukur karena persaingan antarkafilah pada tingkat provinsi diperkirakan berlangsung ketat.
“Kita menyadari persaingan di tingkat provinsi akan semakin ketat. Karena itu, persiapan yang matang, terukur, dan dilakukan secara sungguh-sungguh menjadi kunci utama untuk meraih prestasi terbaik bagi Kabupaten Kubu Raya,” tegasnya.
Para peserta diminta mengikuti simulasi secara serius dan menunjukkan kemampuan terbaik seperti ketika tampil dalam perlombaan sesungguhnya. Selain menjaga kualitas penampilan, peserta juga diingatkan untuk mempertahankan kondisi kesehatan dan kesiapan mental.
“Saya mengajak kafilah mengikuti try out ini dengan penuh kesungguhan. Tampilkan performa terbaik seolah-olah sedang berada di panggung utama MTQ tingkat provinsi. Jaga kesehatan, pertahankan semangat ‘Melaju’, dan luruskan niat semata-mata untuk mengagungkan kalam Allah taala,” pesannya.
Yusran turut meminta pelatih dan pembina memberikan penilaian secara objektif agar hasil simulasi benar-benar dapat digunakan untuk memperbaiki kemampuan setiap peserta. Evaluasi diharapkan tidak hanya menunjukkan kelemahan, tetapi juga memberikan langkah perbaikan yang dapat diterapkan sebelum keberangkatan.
“Terima kasih kepada seluruh pelatih dan pembina atas dedikasi serta kesabarannya. Berikan evaluasi yang objektif, tajam, dan konstruktif agar setiap kekurangan yang masih ada dapat segera kita benahi bersama sebelum keberangkatan ke Kabupaten Kayong Utara,” tuturnya.
Selain mematangkan peserta, LPTQ Kubu Raya, panitia, dan ofisial diminta memperkuat koordinasi untuk memastikan seluruh kebutuhan kafilah terpenuhi, mulai dari tahapan persiapan dan keberangkatan hingga pelaksanaan MTQ XXXIV Kalbar.
“Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama LPTQ berkomitmen terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap pembinaan generasi Qur’ani. Kami berharap pembinaan yang berkelanjutan mampu meningkatkan prestasi Kabupaten Kubu Raya pada MTQ tingkat provinsi, bahkan melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, dan peserta terbaik yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional,” ungkapnya.
Dukungan masyarakat juga dinilai penting untuk menambah motivasi kafilah. Yusran mengajak masyarakat mendoakan seluruh peserta agar diberikan kelancaran, kesehatan, dan kemampuan menampilkan hasil terbaik selama perlombaan.
“Mari kita rapatkan barisan, bulatkan tekad, dan harumkan nama Kabupaten Kubu Raya. Semoga Allah taala senantiasa memberikan kelancaran dalam seluruh rangkaian persiapan maupun pelaksanaan MTQ, serta menganugerahkan kesehatan, kekuatan, kemudahan, dan hasil terbaik kepada seluruh kafilah Kabupaten Kubu Raya,” pungkasnya.
Melalui simulasi tersebut, Kubu Raya berharap setiap kelemahan peserta dapat segera dibenahi sehingga kafilah berangkat ke Kayong Utara dengan kesiapan lebih matang dan mampu meningkatkan prestasi daerah pada MTQ XXXIV Kalbar. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan