Pemkab Kukar meluncurkan Aplikasi Praktis dan melantik 47 pejabat sebagai bagian dari digitalisasi, penataan organisasi, dan penguatan reformasi birokrasi.
KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mulai menerapkan Aplikasi Presensi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kukar Terintegrasi dan Dinamis (Praktis) untuk mendukung efisiensi kerja dan penguatan tata kelola birokrasi. Peluncuran aplikasi tersebut dirangkai dengan pelantikan 47 pejabat administrasi dan pengawas, Senin (27/07/2026).
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri meluncurkan Aplikasi Praktis di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, dengan menyentuh layar videotron. Peluncuran tersebut, sebagaimana dilansir Prokom Kukar, Senin, (27/07/2026), menjadi bagian dari upaya digitalisasi sistem kerja di lingkungan Pemkab Kukar.
Aplikasi Praktis dirancang untuk memudahkan pekerjaan sehari-hari sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan presensi ASN. Pemanfaatan aplikasi terintegrasi tersebut diharapkan mendukung kedisiplinan pegawai dan memperkuat pelaksanaan reformasi birokrasi.
Pada kesempatan yang sama, Aulia melantik 47 pejabat untuk mengisi sejumlah jabatan administrasi dan pengawas pada organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, serta kelurahan di lingkungan Pemkab Kukar.
Aulia mengatakan rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian wajar dari dinamika organisasi pemerintahan. Penataan jabatan diperlukan untuk menyegarkan organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan mempercepat pencapaian visi Kukar Idaman Terbaik 2025–2030.
Proses pengisian jabatan itu dilakukan melalui manajemen talenta dengan mempertimbangkan kompetensi dan kinerja ASN. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menempatkan pegawai sesuai kemampuan dan kebutuhan organisasi.
“Kepada para pejabat yang baru dilantik Mari kita bersama wujudkan Kukar Idaman Terbaik dan mampu menjalankan amanah, segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja masing – masing serta menjalankan tugas sesuai fungsi jabatannya,” tegas Aulia Rahman Basri.
Peluncuran aplikasi turut disaksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Hukum Akhmad Taufik Hidayat, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan M. Iryanto, serta Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kukar Arianto.
Kegiatan tersebut juga dihadiri para camat se-Kukar, Kepala Dinas (Kadis), pimpinan OPD, dan sejumlah undangan. Integrasi digitalisasi presensi dan penataan jabatan diharapkan dapat membentuk birokrasi yang lebih adaptif, disiplin, efektif, serta berorientasi pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan