Silaturahmi Menteri Agama dengan tokoh agama se-Kalimantan di Banjarmasin dinilai dapat menjadi ruang strategis untuk memperkuat kerukunan dan menghimpun masukan bagi kebijakan keumatan.
BANJARMASIN – Forum silaturahmi Menteri Agama dengan tokoh agama se-Kalimantan di Banjarmasin didorong tidak berhenti sebagai ajang pertemuan, tetapi menjadi ruang menghimpun masukan untuk memperkuat kebijakan keumatan sekaligus menjaga kerukunan di Kalimantan Selatan (Kalsel).
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalsel Supian HK mengatakan keterlibatan tokoh agama penting karena mereka memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan mendukung pembangunan daerah. Hal itu disampaikannya seusai menghadiri silaturahmi Menteri Agama dengan tokoh agama se-Kalimantan di Mahligai Pancasila Banjarmasin, Ahad, sebagaimana diberitakan Antara, Minggu, (09/08/2026).
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran Bapak Menteri Agama di Banua. Silaturahmi ini bukan hanya temu sapa, tetapi juga forum strategis untuk menyatukan visi dalam menjaga kerukunan umat beragama,” ujar Supian HK.
Menurut Supian, masukan dari tokoh agama yang disampaikan dalam pertemuan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah pusat dan daerah dalam merumuskan kebijakan keumatan pada masa mendatang.
“DPRD Kalsel siap bersinergi dengan Kementerian Agama (Kemenag) dan pemerintah provinsi (Pemprov) untuk memperkuat program-program keagamaan yang menyentuh langsung masyarakat,” ujarnya.
Silaturahmi tersebut dihadiri Gubernur Kalsel Muhidin, Wakil Gubernur (Wagub) Kalsel Hasnuryadi Sulaiman, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi keagamaan dari berbagai wilayah di Kalimantan.
Supian menilai kerukunan antarumat beragama merupakan salah satu fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan. Karena itu, komunikasi antara pemerintah, lembaga legislatif, tokoh agama, dan masyarakat dinilai perlu terus dipelihara agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dalam suasana sosial yang kondusif.
“Kerukunan adalah modal utama pembangunan. Dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika dan nilai-nilai luhur Banua, saya yakin Kalsel akan terus menjadi contoh daerah yang damai dan harmonis,” pungkas politikus senior tersebut.
Dalam rangkaian kunjungan Menteri Agama ke Kalsel, juga dijadwalkan kegiatan Tabligh Akbar di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin. Agenda tersebut melengkapi rangkaian pertemuan dengan masyarakat dan tokoh agama di daerah itu. []
Redaksi08
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan