Petunjuk seorang petani yang mendengar suara teriakan membantu tim SAR BPBD KKU dan warga menemukan Jati dalam kondisi lemas setelah dua hari dilaporkan hilang.
KAYONG UTARA – Informasi dari warga menjadi petunjuk penting dalam pencarian Jati, seorang warga yang sempat hilang selama dua hari sebelum ditemukan dalam kondisi lemas di semak bemban kawasan perkebunan sawit Desa Sedahan Jaya, Kabupaten Kayong Utara (KKU), Selasa (11/08/2026).
Jati ditemukan sekitar pukul 09.02 WIB setelah tim pencarian dan pertolongan (SAR) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KKU bersama warga menyisir kawasan perkebunan. Petunjuk mengarah ke lokasi setelah seorang petani sawit bernama Parudin mendengar suara teriakan dari sekitar kebun.
Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan dan Logistik BPBD KKU Handy Isary Putra mengatakan pencarian dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari keluarga mengenai hilangnya Jati.
“Berdasarkan laporan dari pihak keluarga, Jati dilaporkan hilang dan belum kembali ke rumah. Informasi awal kami terima dari Indra yang merupakan keluarga atau kerabat korban,” kata Handy, sebagaimana diberitakan Pontianak Post, Rabu, (12/08/2026).
Menurut Handy, Jati diketahui meninggalkan rumah pada Sabtu (08/08/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Sejak saat itu, Jati tidak kembali ke rumah dan keberadaannya tidak diketahui keluarga.
Upaya pencarian kemudian memperoleh titik terang setelah Parudin mengaku mendengar teriakan seseorang dari kawasan perkebunan sawit. Informasi tersebut ditindaklanjuti tim SAR BPBD KKU bersama warga dengan menyisir area yang dipenuhi semak bemban lebat.
Pencarian akhirnya membuahkan hasil. Jati ditemukan dalam keadaan hidup, tetapi lemas, di tengah semak sekitar pukul 09.02 WIB.
Handy menilai keterlibatan warga berperan besar dalam mempercepat penemuan Jati. Informasi yang disampaikan masyarakat membantu tim mempersempit area pencarian.
“Peran masyarakat sangat membantu dalam operasi pencarian ini. Informasi yang disampaikan warga, termasuk dari bapak Parudin yang mendengar teriakan, menjadi petunjuk penting,”jelasnya.
Penemuan Jati dalam keadaan selamat sekaligus menunjukkan pentingnya koordinasi antara petugas dan masyarakat dalam operasi pencarian orang hilang, terutama di kawasan perkebunan dengan vegetasi lebat yang menyulitkan penyisiran. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan